Jogjakeren – Ada banyak orang menjadi korban hoax di media dunia maya ini. Apalagi hoax tidak hanya menyebarkan kebohongan, tetapi juga menebar kebencian, fitnah, dan ketidakpercayaan. Hoax dibuat dalam situs-situs yang seolah-olah situs berita lalu disebarluaskan ke berbagai media sosial. Menyadari hal itu, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Sleman menyelenggarakan “Workshop Penulisan Berita”, Minggu (15/8/2021).
Mengangkat tema “Menjadi Wartawan Muda Berladang Pahala”, workshop ini bertujuan untuk membekali generasi muda tentang jurnalistik, terutama pembuatan berita. Dengan dihadiri 46 generasi muda LDII Sleman Barat, acara ini dipandegani oleh LDII News and Networks (LINES). Workshop dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan studio utama di Kantor DPD LDII Sleman, Jalan Magelang KM 8,5 Mulungan Wetan.
Wakil koordinator LINES Bantul, Uyun Kusuma, S.H. sebagai narasumber menyampaikan bahwa kemampuan menulis bukanlah hal yang sulit, tetapi dapat dipelajari dan di-upgrade melalui banyak berlatih.
“Menulis merupakan suatu kemampuan yang syarat akan praktek, praktek, dan praktek,” ucapnya.
Uyun menambahkan, peserta dapat meng-upgrade kemampuan sambil mengisi dunia maya dengan informasi benar dan positif. Adanya pandemi Covid-19 bukan merupakan penghalang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi, melainkan sebaliknya.
Ditunjukkan saat sesi tanya jawab, peserta sangat antusias dalam mengikuti workshop. “Alhamdulillah, materi yang disampaikan sangat detail dan sesuai dengan yang saya butuhkan. Semoga setelah mengikuti workshop ini, saya menjadi lebih semangat dalam menulis lagi,” ujar Nurhuda, salah satu peserta.
Tidak hanya dipaparkan secara teori, peserta diberi tugas membuat artikel berita guna melatih dalam mengembangkan berita menjadi menarik dan baik. “Panitia berharap peserta dapat mengerjakan tugas dengan baik karena nantinya di pertemuan kedua (22/8/2021) materi akan lebih menarik lagi,” ungkap Zahra selaku MC.





