Sleman, jogjakeren.com – Memasuki akhir semester pembelajaran, MDT Al Fattah Kadirojo II Kalasan melaksanakan munaqosyah. Diikuti 47 santri dengan 9 munaqis (penguji) bertempat di aula Kompleks Masjid Al Fattah Kadirojo II Purwomartani, Kalasan, Senin (18/12/2023).
Rudi Santoso, koordinator bidang kurikulum mengatakan, munaqosyah dilakukan untuk mengevaluasi keberhasilan pembelajaran santri selama satu semester. Materi munaqosyah terdiri dari hafalan surat, doa, asmaul husna, bacaan Alquran, praktek wudhu dan sholat.
“Selama mengikuti munaqosyah semua supaya diniati untuk ibadah karena Allah, bukan sekedar untuk mendapatkan nilai yang terbaik, tetapi yang lebih utama adalah bahwa para santri bisa memahami dan mengamalkan ilmu yang sudah didapatkan dengan cara yang benar sesuai tuntunan dalam Alquran dan Alhadis,” jelasnya.
Rudi menambahkan, jika ada santri yang masih salah dalam mengamalkan ilmu yang sudah disampaikan baik berupa hafalan, bacaaan, dan praktek ibadah, maka dalam munaqosyah ini para munaqis akan mengoreksi dan membetulkan, “Sehingga para santri nantinya bisa ibadah dengan cara yang benar,” pungkasnya.





