Sleman, Jogjakeren.com – Klub sepakbola FORSGI Football Academy atau FFA mengikuti ajang LALIGA Youth Turnament yang digelar di Yogyakarta. FFA diterbangkan dari Jakarta untuk mengikuti turnamen pada 3-4 Agustus 2024.
“Kami diundang untuk mengikuti turnamen ini, karena sebelumnya sudah ada 2 atlet dari kami yang diterbangkan ke Spanyol. Dan mumpung ada kesempatan turnamen Liga Spanyol perdana dan bisa menambah jam terbang atlet kami juga,” papar Head Coach FFA, Ungki.
FFA tergolong klub baru karena masih membina 1 angkatan atlet terbaik yang terpilih dari seluruh Indonesia. Sehingga pada kesempatan ini, hanya atlet dengan kategori U-14 saja yang diikutkan.
Tim FFA mengikutkan seluruh atlet yaitu 25 pemain dalam ajang ini, walaupun regulasinya hanya 15 atlet yang bisa bertanding, tapi supaya bisa menjadi pemantik bagi atlet FFA lain yang diikutkan dan atlet FORSGI Kabupaten Sleman ikut menyaksikan pertandingan.

Coach Ungki memaparkan ada beberapa hal yang perlu disiapkan para atlet FFA, seperti pada pertandingan sebelum-sebelumnya yakni berlatih setiap hari dan mengubah formasi karena dalam liga ini formasi yang digunakan 9-9 sedangkan latihan FFA dilakukan dengan formasi 11-11. Sehingga perlu adaptasi.
“Kami coba beradaptasi dengan latihan bermain atau sparing bersama tim FORSGI Kabupaten Sleman selaku anak cabang FFA. Kami berusaha untuk berjuang keras dulu di lapangan, akan kami kerahkan permainan terbaik kami,” ujar Coach Ungki.
“Ada beberapa peserta juga di kompetisi ini yang kami tahu saat berkompetisi di wilayah barat kemarin. Kami belum ketemu juga, cuma saya lihat di bagian peserta itu ada beberapa tim yang menurut saya juga mempunyai pembinaan yang bagus, terutama yang di liga satu,” tambah Coach Ungki saat ditanya seberapa optimis tim FFA menang.
Dukungan dari masyarakat Yogyakarta yang langsung menyaksikan pertandingan LALIGA Youth Turnament menjadi dorongan tambahan bagi tim muda FFA yang terus berjuang mencapai prestasi tertinggi. “Kami harap FFA bisa mengeluarkan kemampuannya dengan maksimal sehingga bisa berlanjut dalam menerbangkan para atletnya ke Spanyol,” pungkasnya.





