GENSAKA Bootcamp #2: Angkat Kisah Perjuangan Nabi sebagai Inspirasi Pembinaan Karakter Pemuda-Pemudi

Pembinaan Karakter
Peserta pembinaan karakter GENSAKA Bootcamp #2 sedang mengikuti materi hadist Ibnu Majah.

Sleman, Jogjakeren.com — Bootcamp ke dua bagi Generus Andalan Kalasan (GENSAKA) sukses digelar. Tujuan acara ini diselenggarakan guna mencetak generasi unggul berkarakter mulia, menumbuhkan jiwa perjuangan, dan tata kelola diri sebelum menapaki tanggung jawab yang lebih besar. Diikuti lebih dari 120 pemuda LDII, mulai siswa SMP kelas 3 hingga mahasiswa dan pekerja.

Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Fattah Kadirojo 2 pada Sabtu (3/5/2025). Dibuka dengan penyampaian hadits Ibnu Majah dan kisah kaum hawariyin dari Nabi ‘Isa AS. Kisah tersebut diberikan sebagai motivasi bahwa pemuda itu harus berani berkorban dan tidak takut berjuang.

Menghadirkan Ustaz Rosyid Kurniawan sebagai pemateri ia menekankan, segala amal harus dilandasi mencari pahala kepada Allah. “Ahli jihad, ahli ilmu, dan ahli harta yang beramal besar saja dicabut pahalanya karena salah niat, apalagi kita,” ujarnya.

Read More
pembinaan karakter
Ustaz Rosyid Kurniawan sedang memberikan materi Hadist Ibnu Majah tentang kisah perjuangan nabi sebagai contoh semangat pemuda-pemudi dalam acara GENSAKA Bootcamp #2.

Selanjutnya disampaikan materi untuk taat ketika diperintah apapun, yang penting perintah tersebut tidak melanggar syariat agama. Materi ini dicontohkan melalui kisah Umar bin Khattab yang melepas Khalid bin Walid dari jabatannya sebagai panglima perang. Dilanjutkan dengan kisah perselisihan Abu Dzar dengan Muawiyah mengenai masalah zakat, yang berakhir Abu Dzar dipindah tugaskan ke perdesaan.

Peserta juga mempelajari materi pentingnya menghormati kepada kepada pemimpin dan masalah perizinan dalam kegiatan keagamaan. Di dalam Surat An-Nur ayat 62, menekankan bahwa seseorang harus izin kepada yang berhak memberikan izin bilamana tidak dapat menghadiri kegiatan keagamaan.

Bootcamp berlanjut dengan pembelajaran praktik musyawarah berlandaskan Surat Ali Imran ayat 159, yaitu saling menghormati, bukan saling mengancam. Inti dari musyawarah adalah untuk meraih kelancaran dan kekompakan. Para peserta juga diajarkan mengenai 3 hal yang harus dimiliki pribadi masing-masing, yaitu sabar, pintar, berlapang dada, agar mampu menerima masukan, belajar tekun, dan menahan ego.

Usai salat Magrib berjamaah, peserta menelaah beberapa karakter yang harus biasa dipraktekkan. Karakter tersebut yaitu jujur, amanah, menundukkan pandangan, menjaga tangan, dan lain-lain. Selain itu, para peserta juga diajarkan agar duduk di bangku depan terlebih dahulu, berpakaian rapi, menata sandal menghadap keluar, hingga menjaga kebersihan diri dan lokasi.

Sebelum berakhirnya acara, seluruh peserta diminta untuk menulis “Komitmen Gensaka” dengan memilih satu nilai karakter luhur yang akan dipraktekkan dalam kehidupan kesehariannya. Dewan Penasihat PC LDII Kapanewon Kalasan H. Mulyono, S. Pd., M. A berharap, semangat perjuangan yang kita bangun hari ini tak pudar. “Kita penerus andalan Kalasan siap bersinergi demi kemajuan umat dan masyarakat,” pesannya. Dengan berakhirnya GENSAKA Bootcamp #2, para peserta diharapkan menjadi generasi pemimpin yang bertanggung jawab, berakhlak mulia, dan terus menebar kebaikan dimanapun mereka berada.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *