Jogjakeren.com – Gerakan Satu Juta Pohon Internasional merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap 10 Januari. Kegiatan tersebut memiliki tujuan mewujudkan lingkungan yang sehat, sejuk dan juga asri dengan melestarikan pohon yang sangat berperan penting bagi kehidupan manusia.
Di Indonesia, gerakan ini pertama kali dicetuskan oleh Presiden Soeharto di Jakarta pada tanggal 10 Januari 1993. Pada saat itu, Presiden Soeharto mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut melakukan Gerakan Satu Juta Pohon yaitu menanam pohon sampai melampaui satu juta di setiap provinsi.

Dwi Nur Rahayu selaku pembina pramuka SMP Negeri 2 Srandakan menyatakan untuk memeriahkan Gerakan Satu Juta Pohon tahun 2023. Siswa, bapak ibu guru dan karyawan SMP Negeri 2 Srandakan bekerja sama dengan paguyuban pengklik sanden, mengadakan aksi penanaman 100 pohon bakau di pengklik sanden pada Kamis (12/1/2023). “Dan gobyok sampah di pantai baru srandakan pada Jumat 13 Januari 2023,” kata Dwi Nur.

Ia juga menyatakan peserta dari SMPN 2 Srandakan (Esperada) melakukan penanaman pohon bakau dan gobyok sampah menuju lokasi dengan bersepeda.
Sementara Zamzani, Kepala Sekolah SMPN 2 Srandakan mengatakan kegiatan ini sangat positif dalam pembentukan karakter siswa untuk mewujudkan profil pelajar pancasila dan termasuk program berkelanjutan dari sekolah Adiwiyata yang sudah diraih SMPN 2 srandakan satu tahun lalu secara nasional, “Serta perwujudan dari sekolah maritim,” pungkasnya.





