Harmoni dan Petualangan: Srawung Si Raja 2023 Merekatkan Kebersamaan di Bumi Perkemahan Jaka Garong

Srawung Si Raja
Srawung Si Raja 2023 diikuti oleh 438 generasi muda dengan mengambil tema Saturnus, Sabtu-Minggu (7-8/10/2023).

Sleman, jogjakeren.com – Bumi Perkemahan Jaka Garong menjadi saksi kehangatan acara Silaturrahim Andalan Jogja (Srawung Si Raja) yang digelar pada tanggal 7-8 Oktober 2023. Di bawah kepemimpinan ketua panitia, Iham Akbar, acara ini berhasil menyatukan 438 peserta dengan tingkat antusias yang luar biasa.

“Peserta yang terdata daftar 438 peserta, menunjukkan antusias di acara itu tinggi sekali,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Iham Akbar mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah bersatu sejak bulan Juni. “Srawung Si Raja” bertujuan mengakrabkan dan mempererat silaturrahim, sejalan dengan harapan bahwa para generasi unggul dapat meningkatkan kerjasama dan menumbuhkan rasa cinta dalam melestarikan kegiatan-kegiatan keagamaan di masa mendatang.

Read More

Tema “Saturday Night of Us” dengan jargon “bergembira bersama tanpa foya foya” menciptakan nuansa kebersamaan yang hangat. Pemilihan nama saturnus sebagai simbol keindahan menandakan harapan agar generasi muda dapat merasakan keindahan surga melalui keakraban yang ditanamkan oleh Srawung Si Raja.

Srawung Si Raja
Pemateri Srawung Si Raja, M.A. Doni Wardani

Pemateri utama, M.A. Doni Wardani, memberikan pengulasan mendalam tentang kehidupan Nabi Ayub alaihissalam. Kehidupan seorang bangsawan yang tampan dan kaya raya, turunan Nabi Ibrahim, menjadi inspirasi tentang ketabahan dan kebaikan hati. Meski menghadapi cobaan luar biasa, Nabi Ayub tetap rendah hati dan mempertahankan ketakwaannya.

“Nabi Ayub diberi kejayaan selama 20 tahun (usia 30-50 tahun), tetapi Nabi Ayub diberi cobaan juga selama 20 tahun (usia 51-70 tahun). Setelah sembuh (usia 70-140 tahun), kenikmatannya dilipatgandakan dari semula,” tutur Doni menerangkan kesabaran Nabi Ayub yang patut diteladani.

Srawung Si Raja
Pertunjukkan Api di Srawung Si Raja

Setelah materi, peserta dibentuk menjadi kelompok untuk melibatkan mereka dalam kegiatan yang lebih interaktif. Sesi kelompok diakhiri dengan penampilan sembur api, puisi bersambung dari SMA IMBS Yogyakarta, dan pertunjukkan lainnya yang menciptakan momen yang penuh warna.

Hari berikutnya, Minggu, 8 Oktober, diisi dengan kegiatan outbound yang penuh tantangan. Dengan menambahkan keseruan, kelima pos outbound menawarkan variasi pengalaman, mulai dari mencari bola dengan mata tertutup hingga sumpit bola dilanjut XOX. Selain itu, estafet tepung dan tantangan menaikkan bola dari pipa berlubang memberikan keseruan ekstra.

Srawung Si Raja
Salah satu permainan di Srawung Si Raja

Dalam suasana cair dan penuh kebersamaan, “Srawung Si Raja” tak hanya menjadi acara silaturrahim, tetapi juga perjalanan spiritual dan petualangan bagi setiap pesertanya. Harapannya, nilai-nilai kebersamaan dan hikmah dari pemateri dapat terus membimbing langkah para peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *