Remaja Putri PC LDII Ngemplak Tingkatkan Khusnudzon Billah Melalui Hipnoterapi

Hipnoterapi
Remaja PC LDII Ngemplak usia 12-30 yang belum menikah mengikuti hipnoterapi untuk meningkatkan khusnudzon billah, Sabtu (26/3/2022).

Jogjakeren.com – Hipnoterapi adalah teknik yang dilakukan untuk merilis program emosi yang telah terinstal di alam bawah sadar manusia sehingga dapat menetralkan perasaan seseorang, mengeluarkan bongkahan atau ganjalan perasaan dalam hati seseorang.

Tidak ada unsur mistis ataupun menduakan Tuhan dalam teknik ini. Justru hipnoterapi digunakan sebagai salah satu upaya penyembuhan luka hati atau emosi di masa lalu yang belum selesai melalui afirmasi positif yang dikuatkan dalam diri seseorang. Secara mudah, hipnoterapi merupakan upaya untuk meningkatkan khusnudzon billah terhadap segala sesuatu yang telah diqodarkan kepada manusia.

Disinyalir, remaja putri PC LDII Ngemplak dalam kondisi yang tidak sepenuhnya baik-baik saja. Beberapa remaja putri mengaku kesulitan untuk menjabarkan dengan jelas dan pasti perasaan yang sedang dirasakan dalam dirinya.

Read More

Hal itu dapat dipicu adanya emosi-emosi dalam diri yang belum tersalurkan dengan baik. Ataupun ia memiliki luka masa kecil sebagai akibat dari pola pengasuhan di masa lalu atau istilah lain yang sedang hangat diperbincangkan yaitu inner child.

Dari kondisi tersebut, dilakukan need assessment kepada remaja putri. Dari 69 responden, 40 orang mengaku tidak dapat menjelaskan perasaannya dengan spesifik, bahkan ada yang mengaku merasakan lelah, senang, dan sedih terjadi dalam waktu bersamaan.

Hipnoterapi diikuti remaja putri usia 12-30 tahun yang belum menikah dan dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin Banjarharjo pada Sabtu (26/3/2022). Kegiatan dilakukan dengan memusatkan fokus remaja putri kepada terapis untuk mendapatkan afirmasi positif yang disalurkan terapis untuk melakukan refleksi diri. Hipnoterapi diiringi dengan instrument gemericik air.

“Refleksi diri ini diharapkan mampu mengurai sedikit demi sedikit anxieties, insecurities, phobia, inner child, gugup berlebih, kurang percaya diri ataupun emosi-emosi negatif lainnya. Biaya rehabilitasi mental itu mahal, maka mari sayangi mental kita. Maukah aku memaafkan diriku sendiri?” kata psikolog terapis Hj. C.A. Kusumaningtyas, S.Psi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *