Jogjakeren.com – Indonesia dan Peru teken CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement) dalam sebuah momen bersejarah yang menandai peningkatan hubungan diplomatik dan ekonomi kedua negara. Penandatanganan perjanjian ini dilakukan pada Senin (11/8/2025) di Jakarta, bertepatan dengan kunjungan resmi Presiden Peru, Dina Boluarte. Kunjungan ini merupakan yang pertama kalinya bagi seorang pemimpin Peru dalam sejarah hubungan bilateral yang telah terjalin sejak 1975.
Presiden Joko Widodo menyambut langsung kunjungan kenegaraan ini di Istana Merdeka. Dalam pertemuan bilateral, kedua pemimpin menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan volume perdagangan bilateral yang saat ini masih memiliki potensi besar. Presiden Jokowi menyampaikan bahwa perjanjian CEPA ini akan menjadi landasan kuat untuk menghapus hambatan tarif dan non-tarif, sehingga mempermudah arus ekspor dan impor antara Indonesia dan Peru. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan perdagangan, yang pada tahun 2024 mencapai angka signifikan, meskipun masih banyak ruang untuk peningkatan.
Kerja Sama Luas di Berbagai Sektor
Perjanjian CEPA tidak hanya fokus pada perdagangan, tetapi juga mencakup berbagai sektor strategis lainnya. Kolaborasi ini mencakup investasi, pariwisata, pertanian, perikanan, serta industri kreatif. Dengan ditandatanganinya CEPA Indonesia Peru ini, diharapkan tercipta lebih banyak kesempatan investasi bagi pengusaha dari kedua belah pihak. Misalnya, produk-produk unggulan Indonesia seperti minyak kelapa sawit, karet, dan tekstil, akan lebih mudah menembus pasar Peru. Sebaliknya, Indonesia juga membuka peluang untuk produk-produk khas Peru.
Presiden Boluarte dalam pernyataannya menggarisbawahi pentingnya Indonesia sebagai mitra strategis dan gerbang utama bagi Peru untuk memasuki pasar Asia Tenggara. Begitu pula sebaliknya, Indonesia melihat Peru sebagai pintu gerbang yang vital untuk memperluas jangkauan ke pasar Amerika Latin. Posisi geografis dan kekuatan ekonomi kedua negara menjadikan CEPA ini sebagai jembatan penting untuk memperkuat posisi masing-masing di kancah global.
Manfaat dan Harapan Jangka Panjang
Penandatanganan perjanjian ekonomi bilateral ini menjadi tonggak baru dalam sejarah diplomasi kedua negara. Implementasi CEPA diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan lapangan kerja baru. Hubungan yang terjalin semakin erat ini juga akan memicu pertukaran budaya dan peningkatan hubungan antar-masyarakat, memperkuat ikatan persahabatan yang sudah ada.
Dengan tercapainya kesepakatan ini, Indonesia dan Peru teken CEPA sebagai simbol komitmen jangka panjang untuk menjalin kemitraan ekonomi yang saling menguntungkan. Perjanjian ini tidak hanya sekadar dokumen, melainkan sebuah visi bersama untuk masa depan yang lebih sejahtera bagi kedua bangsa.





