Jalin Keakraban Remaja Usia Nikah Dalam Memori “Refleksi 2024”

Refleksi
Keseruan peserta dalam mengikuti keakraban jenjang usia nikah

Sleman, Jogjakeren.com – Remaja LDII se-DIY mengadakan keakraban jenjang usia nikah dengan tema “REFLEKSI” Resep Faham Lewat Ikatan Suci. Keakraban ini digelar di Masjid Al Falah, Garongan, Turi, Sleman, pada Minggu (2/6/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh peserta remaja putra dan remaja putri usia nikah dari 5 kabupaten/kota, di antaranya Bantul, Sleman, Kota Yogyakarta, Gunungkidul, dan Kulon Progo. Kegiatan keakraban sukses digelar, sejumlah 320 peserta menghadiri kegiatan, meliputi 220 peserta putri dan 100 peserta putra.

M. Sulton Abdul Aziz selaku ketua panitia menjelaskan makna dari tema REFLEKSI diambil dari apa yang dikatakan oleh sohabat Umar bin Khatab RA yaitu ‘Tafaqqohu qobla antasawwadu’ artinya fahamkanlah kalian sebelum kalian diberi kepercayaan atau amanah.

Read More

“Yang dimaksud faham agama adalah syarat untuk kita bersiap sebelum menerima kepercayaan termasuk membangun sebuah rumah tangga yang sakinah mawadah warahmah,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kegiatan keakraban ini sebagai sarana para generus mempersiapkan diri dalam hal pernikahan. “Diadakan kegiatan keakraban ini supaya para generasi muda yang sudah usia nikah dan siap untuk menikah bisa menemukan jodohnya, bisa menambah kerukunan serta kekompakan dengan saudaranya yang lain,” terangnya.

refkesi
Interaksi antar peserta dalam mengikuti game market place

Kegiatan ini dikemas dengan kegiatan yang santai dan mengasyikkan, yaitu diisi dengan games ringan. Seluruh peserta dikelompokkan menjadi beberapa kelompok untuk bermain dalam market place.

Melalui games tersebut, kelompok putra berperan menjadi pembeli, sedangkan kelompok putri yang berperan sebagai penjualnya. Diharapkan setiap peserta bisa saling mengenal dan lebih akrab dengan remaja putra dan putri dari berbagai kabupaten atau kota di Yogyakarta. Dengan begitu, semua peserta akan saling berinteraksi, juga bisa menemukan jodohnya di kegiatan keakraban ini.

Pelaksanaan kegiatan keakraban remaja usia nikah ini menjadi salah satu langkah LDII DIY dalam menjaga generasi muda. Harapannya dengan adanya acara-acara keakraban seperti ini, para generasi muda bisa menemukan jodohnya dan bertaaruf dengan cara yang halal dan bisa berjodoh dengan yang sama-sama faham agamanya.

Thesa Sandika salah satu peserta keakraban mengungkapkan rasa senangnya. “Untuk tema dan acara sudah bagus. Ada game spin, banyak interaksi antara MC, panitia ke peserta, peserta putra ke peserta putri dan sebaliknya. Ya senang karena acara tidak terlihat spaneng,” ujarnya.

Menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah adalah proses yang tiada henti, tolak ukur keberhasilan keluarga sakinah mawadah warahmah adalah bisa sama-sama menetapi kewajiban ibadah kepada Allah SWT sampai akhir hayatnya masing-masing.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *