Sleman, Jogjakeren.com – Puluhan mahasiswa dari Universitas Gajah Mada (UGM) yang tergabung dalam program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) menyelenggarakan acara di Masjid Al A’la yang berlokasi di Karang Tengah, Kapanewon Berbah pada Sabtu (15/6/2024). Acara yang diadakan merupakan penerapan salah satu dari empat sub modul mata kuliah khusus Modul Nusantara.
Modul Nusantara merupakan rangkaian kegiatan yang difokuskan untuk menciptakan pemahaman secara luas atau menyeluruh tentang kebhinekaan, inspirasi, refleksi, dan kontribusi sosial yang didesain melalui pembimbingan secara berurutan dan berulang. Di bawah bimbingan H. Purwanta, acara ini masuk ke dalam kategori kontribusi sosial.
Acara ini merupakan hasil kerja sama dengan pengurus MDT Al A’la di bawah naungan PC LDII Berbah dan dijadikan sebagai momen penutupan ajaran semester genap. Acara diawali pada pukul 08.20 WIB dengan pembacaan ayat Alquran kemudian dilanjutkan dengan penjelasan singkat mengenai MDT Al A’la oleh pengurus MDT yaitu Basyir. Setelahnya dilanjutkan dengan sambutan singkat dari perwakilan PMM, yaitu Yolan Fahroni Ramadhan atau biasa disapa Yola.
Yola mengucapkan terima kasih karena telah diberikan izin untuk berpartisipasi dalam acara tersebut, “Pertama saya sebagai perwakilan mahasiswa PMM 4 UGM mengucapkan terima kasih kepada para pembina yang telah menyambut kedatangan kami dan telah memberikan izin kepada kami semua untuk bisa berpartisipasi pada acara kita hari ini,” tuturnya.

Selain itu Yola juga sedikit menjelaskan mengenai modul nusantara, “Kami mahasiswa pertukaran ini setiap minggunya ada kegiatan namanya modul nusantara dan salah satu kegiatan modul nusantara ini adalah kontribusi sosial. Di sini kami bekerja sama dan berkontribusi dengan MDT Al A’la untuk membantu belajar serta berkolaborasi,” tambahnya. Acara dilanjutkan dengan pertunjukan pencak silat PERSINAS ASAD yang bertempat di halaman Masjid Al A’la.
Setelahnya acara perlombaan anak-anak pun dimulai, adapun kegiatan yang dilombakan antara lain lomba adzan, lomba mewarnai, lomba kaligrafi, lomba menyusun puzzle, dan lomba menyusun mainan lego. Selain itu juga diadakan kegiatan menghias kue donat. Dalam lomba anak-anak ini, mahasiswa dari PMM diberikan kebebasan seperti menjadi juri lomba, pendamping kegiatan lomba atau menjadi peserta untuk meramaikan kegiatan lomba.
Semua acara lomba dan kegiatan menghias kue donat diakhiri pada pukul 11.15 WIB, ditutup dengan pembagian hadiah dari masing-masing lomba anak-anak dan beberapa penghargaan seperti penghargaan kelas terheboh, kelas terdisiplin, kelas terkalem, dan lain sebagainya serta ditutup dengan foto bersama dengan para mahasiswa PMM.
Mengenai acara lomba anak- anak yang telah diselenggarakan di MDT Al A’la ini, Yola berpendapat bahwa cukup banyak hal baru yang didapat. “Acara di MDT Al A’la ini lumayan banyak hal baru yang bisa kami dapat, apalagi kami berasal dari background agama yang berbeda beda. Ada yang dari kristen, hindu, budha jadi dari agama yang beda itu bisa mendapat pengetahuan yang baru juga tentang agama Islam bagi orang yang nggak tahu dan dari kami bisa tahu juga cara mengelola anak anak, mengatur anak-anak kecil dan sebagainya,” jelasnya.





