Jangan Lupa Besok Puasa Asyura! Begini Hukum dan Keutamaannya

  • Whatsapp
Keutamaan Puasa Asyura
Ilustrasi pahala puasa Asyura (Foto: tribunnews.com)

Jogjakeren – Memasuki tahun hijriyah kita akan menjumpai bulan yang pertama yaitu bulan muharam. Di bulan muharam ada amalan yang bisa dilaksanakan umat muslim untuk meningkatkan amal ibadah dan meningkatkan taqqorub ilalloh (mendekatkan diri kepada Allah). Serta untuk mendapatkan pahala dan diampuni dosanya yaitu puasa 10 Muharam atau biasa dikenal dengan puasa Asyura.

Hukum Puasa Asyura

Hukum puasa Asyura sebelum disyariatkannya puasa ramadhan maka hukum puasa Asyura adalah wajib. Namun, setelah disyariatkannya puasa Ramadhan, para ulama menyepakati hukum puasa di hari Asyura ini adalah sunah.

Keutamaan Puasa Asyura

Keutamaan puasa Asyura dapat dilihat dari sabda Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda :

اَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُاللَّهِ الْمُحَرَّمُ

“Puasa yang paling afdhal setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, bulan Muharam” (HR. Muslim).

Keutamaan yang lain dari puasa Asyura berdasarkan sabda Nabi:

صِيَامُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ اِنِّيْ اَحْتَسِبَ عَلَى اللَّهِ اَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ

“Puasa hari Asyura saya mengharap bahwa Allah mengampuni dosa satu tahun sebelum puasa” (HR. Tirmidzi).

Puasa tanggal 9 dan 10 Asyura

Puasa Asyura yang dilakukan oleh nabi yaitu tanggal 10 Asyura namun sebelum nabi wafat nabi menginginkan puasa Asyura selama dua hari yaitu tanggal 9 dan 10 muharam.

Sesuai Sabda Rasululloh :

بِصَوْمِ عَاشُوْرَاءَ يَوْمِ الْعَاشِرِ

“Puasa Asyura hari tanggal sepuluh” (HR. Tirmidzi).

Sabda Rasulullah :

لََعِنْ بَقِيْتُ اِلَى قَابِلٍ لَاصُوْمَنَّ التَّاسِعَ وَفِيْ رِوَايَةِ اَبِيْ بَكْرِ قَالَ يَعْنِيْ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ

“Seandainya saya masih tetap hidup sampai tahun depan, maka saya akan berpuasa tanggal 9 Asyura” (HR. Muslim).

Riwayat Ibni Abas :

وَرُوِيَ عَنْ ابُنِ عَبَّاسِ اَنَهُ قَالَ صُوْمُوا اتَّا سِعَ وَالْعَاشِرَ وَخَالِفُوا الْيَهُوْدَ

“Diriwayatkan  dari ibni abas dia berkata : berpuasalah pada tanggal 9 dan 10 muharam dan selisihilah orang Yahudi” (HR. Tirmidzi).

Berdasarkan pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa puasa Asyura dapat dilakukan pada tanggal 9 dan 10 Asyura yang bertepatan pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 28 dan 29 Agustus. Bagi yang kuat dan mampu serta tidak ada halangan atau udzur kerjakanlah puasa Asyura.

Selamat berpuasa!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *