Bagaimana Cara Mendapat Pekerjaan di Era Adaptasi Kebiasaan Baru?

Adaptasi Kebiasaan Baru
Ilsutrasi mencari pekerjaan di era Adaptasi Kebiasaan Baru (Foto: jawapos.com)

Jogjakeren – Hai sobat profesional! Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa laju ekonomi Indonesia yang sempat melambat mulai terbuka. Beberapa dari kita mungkin mulai mencari pekerjaan dalam era Adaptasi Kebiasaan Baru  ini.

Pandemi yang masih berlangsung hingga saat ini memang berpengaruh dalam seluruh sendi kehidupan. Situasi ini memang belum pernah dialami pada kehidupan sebelumnya.

Demikian halnya dengan karir. Sebagai cara kehidupan yang baru, maka kita harus menghadapinya dengan cara-cara yang efektif. Memang segala sesuatunya tidak mudah dan tidak akan sama seperti sebelumnya. Keyakinan diri dan pikiran positif akan memampukan kita untuk menghadapinya.

Read More

Salah satu tantangan yang perlu kita hadapi adalah seperti apa kita bisa mendapatkan pekerjaan pada era Adaptasi Kebiasaan Baru ini?

Skema pembatasan sosial berskala besar memang memberikan banyak waktu bagi pekerja maupun calon pencari kerja untuk bernafas. Di sisi lain, pengangguran juga mengalami peningkatan. Hal ini berarti bahwa akan ada banyak orang yang akan mencari pekerjaan.

Banyak hal telah mengalami perubahan, khususnya lamaran kerja, setidaknya untuk saat ini. Lalu langkah apa yang harus dilakukan?

  1. Mempersiapkan diri untuk proses Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Memahami proses rekrutmen yang ada saat ini. Selain lamaran yang dikirimkan secara online, maka proses rekrutmen lebih lanjut juga akan dilakukan secara online. Proses-proses dasar ini perlu dipersiapkan sehingga aplikasi lamaran yang kita kirimkan dipertimbangkan oleh pemberi kerja.

  2. Lakukan riset sederhana. Pertimbangkan karakteristik perusahaan yang akan kita lamar. Seperti apa perusahaan tersebut menjalankan proses binisnya di masa pandemi atau di masa AKB ini? Kita bisa melakukan pengecekan mengenai hal-hal tersebut melalui website, publikasi perusahaan, maupun media sosial. Riset tersebut akan membantu kita memahami bisnis dalam perusahaan yang kita lamar.

  3. Memperbarui Curriculum Vitae (CV). Kita perlu melihat kembali apakah CV kita sesuai untuk melamar pada pekerjaan saat ini atau perlu diperbarui kembali. Spesifikasi pekerjaan yang dicantumkan dalam lowongan kerja merupakan pijakan yang dapat kita gunakan untuk menuliskan kembali CV kita. Kita juga bisa membaca artikel sebagai panduan yang dapat membantu.

  4. Pikirkan kembali tujuan kita dalam karir. Tujuan dalam karir akan menentukan seperti apa peranan yang dapat kita berikan kepada perusahaan. Hal lain yang perlu kita pikirkan apakah pekerjaan itu bisa menjadi kesempatan bagi kita untuk mengembangkan diri? Tujuan yang telah ditetapkan juga cukup membantu kita saat proses lamaran kita ditindaklanjuti dalam wawancara.

Tetaplah mencoba untuk menemukan pengalaman baru yang membuat kita bertumbuh sebagai profesional. Keyakinan diri akan adanya kesempatan dan kemampuan yang kita miliki cukup membantu kita untuk mencapai kesuksesan. Yuk kita pikirkan lagi mumpung masih ada kesempatan!

 

Diana Ratri, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Psikolog Bidang Industri & Organisasi | Konselor Karir

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *