Jogjakeren.com – Nascan Alpagonga, pesilat andalan dari Godean yang berhasil lolos seleksi mengikuti Kejurprov Pencak Silat Remaja VI PERSINAS ASAD DIY mewakili Kabupaten Sleman, berhasil menyabet medali perak setelah kalah dari pesilat Gunungkidul, Shokhibul Affan. Meski sempat alami cedera di babak final, Nascan bertekad untuk meningkatkan teknik bertarungnya dan optimis bisa mengamankan tiket kejurnas tahun depan.

Sumber: dokumentasi jurnalis
Pesilat kelahiran 2008 yang mulai tekun menggeluti dunia pencak silat sejak usia 9 tahun ini telah menjuarai berbagai event pencak silat, di antaranya Juara 3 Sembada Cup Persinas ASAD 2018, Juara 1 Kejurkab IPSI Tingkat SD 2019, Juara 1 Sembada Cup Persinas ASAD 2022, Juara 3 Kejurkab IPSI Tingkat SMP 2022, dan terakhir meraih juara 2 Kejurprov Persinas ASAD DIY 2023.
Peserta didik baru Insan Mulia Boarding School (IMBS) ini mengaku dirinya memang menargetkan untuk meraih emas dan mengikuti kejurnas tahun ini. “Kalau menang kejurnas mau dipakai buat daftar kuliah nanti di UGM,” ujarnya. Meski demikian, Nascan tidak merasa menyesal hanya mendapatkan juara 2 pada kejurprov tahun ini. “Dibawa have fun aja, buat cari pengalaman,” ujarnya kemudian.

Sumber: dokumentasi jurnalis
Sedikit evaluasi diberikan kepada Nascan yaitu berkaitan dengan pelanggaran yang sempat ia lakukan. Menurut coach Abdul Malik, Nascan perlu memperbaiki lintasan pukulan bahkan meminimalkan penggunaan pukulan supaya tidak kembali membuat pelanggaran yang sama sehingga bisa mengurangi poin penilaian. “(Kalau) target tidak ada, (tetapi) tidak boleh puas dengan hasil saat ini. Anak-anak harus lebih giat latihan karena ini baru langkah awal,” pungkasnya.





