Kemah Santri 2024, Kanwil Kemenag DIY Ajak Santri Perkuat Moderasi Beragama 

Pemaparan Materi Kanwil Kemenag DIY
Pemaparan materi moderasi beragama dari Kanwil Kemenag DIY, Edy Purwanto, S.Pd., M.Pd. Si.

Bantul, Jogjakeren.comSatuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekawan Persada Nusantara (SPN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kegiatan Kemah Santri 2024 di Pondok Pesantren Nur Aisyah, Barongan, Sumberagung, Jetis, Bantul pada 19-20 Oktober 2024. Acara ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membina para santri dari berbagai pondok pesantren yang berada di bawah naungan DPW LDII DIY sekaligus dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional 2024.

Salah satu rangkaian acara penting dalam kegiatan ini adalah paparan materi dari Ketua Tim PAI Bidang PAKIS Kanwil Kemenag DIY, Edy Purwanto, S.Pd., M.Pd.Si. Dalam materinya, Edy menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai landasan dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. “Moderasi beragama merupakan jalan tengah, tidak ekstrem kanan maupun kiri. Sikap moderat ini berpijak pada Pancasila dan menekankan pentingnya dialog untuk membangun harmoni di tengah masyarakat yang beragam,” ujarnya.

Selain membahas moderasi beragama, Edy juga menekankan perlunya kesalehan personal dan sosial. Hal tersebut digunakan untuk menciptakan masyarakat yang sehat secara sosial dan seimbang secara ekonomi. Dengan demikian, diharapkan santri dapat semakin kuat dalam menerapkan moderasi beragama di lingkungannya.

Read More
Peserta Kemah Santri 2024
Peserta Kemah Santri 2024 mengikuti rangkaian acara pemaparan materi moderasi beragama dengan khidmat

Edy juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Kemah Santri 2024 yang diselenggarakan oleh Sako SPN. “Acara ini sangat penting karena akan membentuk karakter anak-anak santri dan menguji seberapa jauh pendidikan di pesantren berperan dalam mempersiapkan mereka. Saya yakin, anak-anak santri yang terbiasa hidup di pondok pesantren mampu mandiri, bahkan lebih dari anak-anak yang bersekolah umum,” tutur Edy.

Pada akhir sesi, Edy menutup presentasinya dengan pantun yang menekankan pentingnya moderasi untuk mewujudkan negeri impian. Di samping itu, Edy juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga kerukunan dengan menerapkan moderasi beragama di lingkungannya secara langsung.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para santri dan memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Selain itu, diharapkan karakter mandiri dan tangguh dapat semakin terbentuk pada diri santri. Dengan demikian, terwujudlah generasi unggul dan mampu menghadapi tantangan global dengan sikap moderat dan integritas tinggi. “Dengan kegiatan seperti ini, semoga mereka (santri) dapat menjadi generasi penerus bangsa yang andal untuk masa depan,” harap Edy dalam wawancaranya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *