Jogjakeren – Perusahaan-perusahaan yang sudah menjadi perusahaan publik, penting sekali pengelolaan yang baik dan tersistem sehingga membawa bisnisnya ke tahap sustainable dan scalable.
“Biasanya perusahaan-perusahaan yang memiliki lebih dari 10 divisi akan mulai mengalami kesulitan mengelola data-data setiap divisinya jika masih dilakukan secara manual. Disaat seperti inilah perusahaan sangat membutuhkan implementasi sistem Enterprise Resources Planning di perusahaan tersebut,” papar M Abdurrohman Alhafidz selaku Direktur Utama IDMETAFORA (PT Metafora Indonesia Teknologi). Saat menjadi bintang tamu dalam program Startup Clinic dan disiarkan langsung di RBTV pada Rabu 19 Agustus 2020 lalu.

Dipandu presenter Putri Maharani, Hafidz menjelaskan bahwa Enterprise Resources Planning (ERP) adalah sistem informasi manajemen perusahaan yang terintegrasi untuk membantu pengelolaan data semua divisi yang ada di perusahaan.
Pada kesempatan tersebut, Hafidz mencontohkan case dari project yang dikerjakan IDMETAFORA untuk membantu kliennya yakni perusahaan di bidang importir alat kesehatan.
Contoh implementasi ERP
“Ada klien yang kami bantu jasa pembuatan sistem ERP-nya, mereka mengintegrasikan sistem dari sistem pembelian barang. ERP mengelola data pembelian dan bisa memberikan rekomendasi jumlah order berdasarkan data transaksi penjualan suatu barang. ERP juga memberikan rekomendasi harga terbaik berdasarkan data transaksi sebelumnya dalam modul pembelian tersebut,” jelasnya.
Hafidz melanjutkan, setelah modul pembelian maka berlanjut ke modul warehouse. Di mana ERP membantu mengelola manajemen stock, manajemen lokasi produk hingga melayani permintaan barang agar terkelola dengan baik.
“Lalu setiap cabang toko, mereka mengimplementasikan modul penjualan untuk mengelola data transaksi penjualan langsung ke customer,” terang Hafidz.
Sistem ERP dalam waktu yang bersamaan dapat membantu tim finance dan accounting untuk pengelolaan cashflow keuangan hingga menjadi laporan keuangan dengan standar PSAK.

“Terdapat juga sistem legal mengelola data legalitas perusahaan, sistem pajak untuk mengelola pajak perusahaan. Sistem audit untuk melihat setiap laporan dari masing-masing divisi jika terdapat selisih produk atau penerimaan barang yang tidak sesuai dengan yang dipesan. Hingga modul management yang dapat melihat data analisis bisnis secara keseluruhan,” ungkap Hafidz.
Tentu banyak sekali manfaat dari ERP selain dari case yang disampaikan tersebut. Dalam kesempatan tersebut Hafidz juga menyampaikan contoh kerugian yang dialami perusahaan pengelola pelabuhan peti kemas jika tidak menerapkan ERP.
Yakni pemilik paket akan sulit menemukan lokasi kontainer di pelabuhan yang sangat luas. Jika tidak ada sistem yang mencatat pengelolaan lokasi barang dan perpindahan barangnya, administrasinya pun akan lambat jika tidak menggunakan ERP.
Di akhir acara juga tak lupa Hafidz menyampaikan untuk para pebisnis maupun manager di perusahaan, jika bisnis dapat dipantau hanya dari handphone atau laptop melalui sistem ERP, kenapa masih memakai cara lama yang terkadang cukup merepotkan.
Hafidz juga menjelaskan bagi yang tertarik ingin mengimplementasikan sistem ERP di perusahaannya maka dapat berkunjung ke kantor IDMETAFORA di Jl. Kranji no 73, Palagan, Sleman, Yogyakarta atau mengunjungi website www.idmetafora.com.





