Sleman, Jogjakeren.com – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), salah satu organisasi masyarakat di Kapanewon Turi memperingati HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan melaksanakan kerja bakti bertema “KERJA bersama BAKTI untuk negeri”. Kerja bakti dilaksanakan di Lapangan Donokerto pada Sabtu (10/08/2024).
Lapangan Donokerto adalah lapangan umum yang terletak di Turi, Donokerto, Turi, Sleman. Setiap harinya, Lapangan Donokerto digunakan masyarakat dan pelajar untuk berolahraga. Selain itu, lapangan ini juga kerap dipergunakan untuk media dakwah, lokasi bakti sosial membagi sembako juga kegiatan-kegiatan masyarakat.
Ketua PC LDII Kapanewon Turi, Muhammad Juwanto, menjelaskan bahwa LDII berkomitmen konsisten di dalam mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif. LDII juga akan selalu menggaungkan dan mengkampanyekan 29 karakter luhur Rasulullah SAW, di mana peduli terhadap lingkungan termasuk di dalamnya.

Dengan membawa peralatan dari rumah dan menggunakan pakaian bernuansa merah putih, para warga LDII semangat bergotong royong memotong rumput dan membersihkan lapangan. Tampak Sekretaris DPD LDII Kabupaten Sleman, Babinsa Donokerto, Jogoboyo Donokerto, Linmas Donokerto, Senkom Mitra Polri, Persinas ASAD, Sako SPN, Mahasiswa KKN STIPRAM dan Mahasiswa KKN UMY juga berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Lanang Tanu Prihantoro selaku Kepala Jawatan Sosial Kapanewon Turi mengaku terkesima dan mengapresiasi kerja bakti ini. “Kami mewakili Pemerintah Kapanewon Turi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, penghargaan setinggi-tingginya, Jazakumullahu Khoiro dan InsyaaAllah mudah-mudahan keluarga LDII tetap istiqomah menjadi contoh yang terbaik untuk Kapanewon Turi,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Lurah Kalurahan Donokerto, R. Waluyo Jati juga memberikan tanggapannya. “Alhamdulillah kita bersama LDII, dengan adanya kerjasama yang baik saat ini saya merasa bangga dengan kehadiran anak-anak mulai usia PAUD, TK, SD, bapak-bapak, ibu-ibu, yang sudah sepuh manula pun ikut bersama-sama bergotong royong bakti sosial untuk membersihkan lapangan yang ini sangat-sangat berguna bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ega dan Fajrin yang merupakan Mahasiswa KKN dari STIPRAM mengatakan kerja bakti membersihkan lapangan ini kegiatan yang sangat positif, meningkatkan jiwa gotong royong dan mereka menjadi bisa mengenal warga-warga. Kegiatan ini juga selaras dengan 2 program kerja unggulan mereka, yaitu memilah sampah untuk anak-anak dan mengolah tanaman toga untuk ibu-ibu PKK.





