Komunitas Berkah Haizofers Sedunia Menggandeng Ponpes Nur Azizah Laksanakan Kurban

Komunitas BHS
Komunitas BHS menggandeng Ponpes Nur Azizah untuk melaksanakan kurban.

Jogjakeren.com – Dalam rangka Idul Adha 1443 H, komunitas Berkah Haizofers Sedunia (BHS) menggandeng Pondok Pesantren Nur Azizah untuk melaksanakan kurban. Sebanyak satu ekor sapi dan enam ekor kambing disembelih oleh para pengurus dan santri Ponpes Nur Aizah. Beberapa pihak komunitas BHS dari Yogyakarta dan Jawa Tengah ikut hadir serta terlibat dalam kegiatan penyembelihan tersebut.

Pondok Pesantren (Ponpes) Nur Azizah merupakan sebuah pondok mini yang dikelola oleh Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII). Ponpes ini terletak di Seboran, Sidoarum, Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Komunitas BHS merupakan sebuah komunitas yang berdiri sejak 2019. Komunitas ini didirikan oleh para penggemar atau fanbase dari Rangga Prawitra Azof dan Haico Desitha Van der Veken, yaitu artis pemain sinetron Samudra Cinta.

Read More
Komunitas BHS
Foto bersama Komunitas BHS dan pengurus Pondok Pesantren Nur Azizah, Minggu (10/7/2022).

Sejak tahun berdirinya, komunitas BHS ini telah melakukan banyak project kemanusiaan. Beberapa kegiatan yang telah dilakukan yaitu pembangunan dan renovasi masjid, bantuan korban bencana alam, santunan anak yatim, waqaf air, waqaf Alquran, kurban, bantuan anak sekolah dan lansia, bantuan modal usaha, dan berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.

“Kami baru mulai berkurban sejak tahun kemarin di jember, tahun ini kami berkurban di jogja dan bogor, kami lakukan kegiatan positif dari donasi teman-teman di media sosial instagram sejak bulan Juni kemarin,” kata Intan selaku perwakilan Haizofers Yogyakarta.

Dalam kegiatan kurban tersebut, pengurus, santri, dan pihak komunitas BHS turut serta langsung dalam penyembelihan hewan kurban. Sebanyak satu ekor sapi dan enam ekor kambing disembelih secara bergantian oleh para pengurus dan santri Ponpes Nur Azizah.

“Sejak dua hari lalu sudah ada persiapan, beberapa hari ini tidak ada pengajian untuk menyambut Idul Adha, sebagian daging sapi dan kambing akan dibagikan dengan tetangga,” ucap Nindi selaku santri dari Ponpes Nur Azizah.

Beberapa Haizofers dari Yogyakarta dan Jawa Tengah yang ikut hadir di Ponpes Nur Azizah juga terlibat dalam kegiatan penyembelihan tersebut. Lima hari sebelumnya, mereka telah melakukan survey di pondok tersebut.

“Tadinya kami nyari-yari tempat atau kampung yang belum ada sapinya. Kemudian diinfokan kalau ada pondok pesantren yang baru ada kambing, kemudian dapatlah disini. Tapi sebelum beli sapi saya sudah tanya ke penjual, apakah ini sudah lolos uji kesehatan? Kemudian disertakan formnya, memang kondisi sapinya dalam keadaan sehat,” jelas Intan.

Komunitas BHS mendampingi kegiatan penyembelihan hingga selesai. “Bersyukur, karena kami diterima dengan baik. Disini welcome. Prosesnya juga cepat,” tutup Intan.

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *