LDII-MUI DIY Rutinkan Silaturahmi, Wapres RI: Momentum Perbaiki Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

  • Whatsapp
LDII MUI
Ketua Umum MUI DIY KH Thoha Abdurrahman (kiri) bersama Ketua DPW LDII DIY Dr. H. Wahyudi, MS. (kanan).

Jogjakeren – Silaturahmi adalah salah satu amalan umat muslim untuk menyambung tali persaudaraan. Silaturahmi dapat dilakukan kapan saja dan dengan siapa saja, namun amalan ini menjadi salah satu agenda utama saat momen hari raya Idul Fitri, sebut saja silaturahmi syawal.

Organisasi Islam seperti Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga rutin menggelar silaturahmi, baik di tingkat pusat maupun daerah. Sebagai contoh di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), silaturahmi keduanya terjalin sangat harmonis.

Bacaan Lainnya

Beberapa waktu lalu, pengurus harian DPW LDII DIY bersilaturahmi dengan Ketua Umum MUI DIY KH Thoha Abdurrahman. Silaturahmi dipimpin Ketua DPW LDII DIY Dr. H. Wahyudi, MS. Dalam pertemuan tersebut, keduanya berbincang akrab mengenai perkembangan Covid-19 terkini, kegiatan LDII selama Ramadan dan Syawal 1442 H serta kabar Musyawarah Nasional (Munas) LDII yang dibuka oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo.

Selanjutnya, pengurus harian DPW LDII DIY silaturahmi dengan Sekum MUI DIY, KRT. H. Ahmad Muhsin Kamaludiningrat di kediamannya. Diusianya yang terbilang tidak muda, namun ia terlihat sehat. Sekretaris DPW LDII DIY Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., yang turut dalam silaturahmi menanyakan olahraga apa yang dilakukan sehingga terlihat sehat diusianya saat ini.

LDII MUI
Sekretaris Umum MUI DIY KRT. H. Ahmad Muhsin Kamaludiningrat (kiri) bersama Sekretaris DPW LDII DIY Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. (kanan)

“Berjalan kaki ke masjid, beribadah sambil berolahraga. Protokol kesehatan tetap dijaga selama di dalam masjid,” jawab H. Muhsin.

Kepada LDII, H. Muhsin menceritakan kebiasaannya selalu berjalan kaki saat menunaikan salat lima waktu di masjid. “Saya selalu berjalan kaki ke masjid. Bukankah satu langkah diberikan pahala dan satu langkah lagi Allah mengampuni dosa kita,” ungkapnya.

Sementara Ketua DPW LDII DIY Dr. H. Wahyudi, MS. menceritakan bagaimana warga LDII menyelenggarakan pengajian selama pandemi. Beberapa majlis taklim sudah mengaji secara bauran. Warga LDII yang mengaji secara daring difasilitasi dengan penyediaan sarana prasarana di setiap masjid, seperti LCD, layar dan koneksi internet.

“Adapun yang di sekitar masjid bisa datang (luring), namun diadakan pengecekan suhu, wajib mengenakan masker dan menjaga jarak selama pengajian berlangsung,” jelasnya.

Selain MUI, pengurus harian DPW LDII DIY juga bersilaturahmi dengan Kepala Kanwil Kemenag DIY, Drs. H. Edhi Gunawan, M.Pd.l. di kediamannya, Bantul.

Wahyudi dalam kesempatan tersebut sekaligus melaporkan terkait Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Musyawarah Wilayah (MUSWIL) LDII DIY. FGD bertemakan “Peran Ormas Keagamaan dalam Menjaga Keharmonisan di tengah-tengah Keberagaman Agama dan Budaya di DIY” ini akan bertempat di Aula Kanwil Kemenag DIY pada Sabtu 26 Juni 2021.

LDII MUI
Silaturahmi pengurus DPW LDII DIY dengan Kepala Kanwil Kemenag DIY, Drs. H. Edhi Gunawan, M.Pd.l. (kedua dari kanan).

“Silakan bila LDII akan menggunakan aula Kemenag. Boleh dipakai, namun saya akan mengecek dulu apakah sudah ada booking oleh pihak lain ataukah belum,” kata H. Edi.

H. Edhi Gunawan juga bercerita mengenai rencana pembangunan asrama haji di Kulonprogo dan kemungkinan pembatalan keberangkatan rombongan haji.

Sementara di tingkat Pusat, Ketua DPP LDII…

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *