Sleman, jogjakeren.com – Santri MDT Bina Insan Prima mengadakan kegiatan Peduli Sampah yang dilaksanakan di Masjid Baitul Aziz Surokerten, Selomartani, Kalasan, Sleman pada Sabtu (10/2/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sampah kepada para santri. Acara ini diikuti semua santri MDT Bina Insan Prima dan didampingi beberapa wali santri untuk mengarahkan kepada para santri di wilayah Surokerten, Selomartani.
Peduli Sampah adalah kesadaran dan tanggung jawab untuk mengelola sampah dengan cara yang bertanggung jawab, seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, mendaur ulang, dan memilah sampah agar dapat didaur ulang dengan efektif. Ini merupakan upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi polusi, dan melindungi ekosistem.
Bentuk Peduli Sampah yang dilakukan oleh para santri MDT Bina Insan Prima naungan PAC LDII Selomartani ini adalah dengan memilih barang-barang yang masih bisa bernilai rupiah. Para santri mengumpulkan dan memilah barang bekas mulai dari botol-botol, kardus, kertas, besi, dan lain sebagainya yang setelah itu akan dijual.
Diah, seorang santri yang mengikuti kegiatan Peduli Sampah tersebut merasa senang bisa bersama-sama untuk memilah-milah sampah bersama. “Sampah yang dipikir membawa dampak negatif, tetapi sampah juga bisa membawa dampak positif dengan memilah-milah sampah kita mengetahui ada sampah yang masih bernilai rupiah. Melatih kepedulian sampah terhadap lingkungan harus dilatih dari sejak dini agar selalu terbiasa dengan kebersihan lingkungan,” tuturnya.
Mengelola sampah adalah tanggung jawab kita bersama untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan bersih akan sampah. Memanfaatkan sampah yang masih bisa didaur ulang dan bernilai rupiah mengajarkan para santri untuk selalu menjaga kebersihan dan mandiri.





