Memasuki Ramadan, Ponpes Baitussalam Yogyakarta Bekali Santrinya

Ponpes Baitussalam
Keempat guru pondok bergantian memberi materi kepada santri

Yogyakarta, jogjakeren.com – Ramadan merupakan bulan yang istimewa di dalam Islam karena bulan ini penuh dengan keberkahan dan pahala. Dalam rangka mempersiapkan diri dalam menghadapi bulan Ramadan 1445 H ini, Pengurus Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Baitussalam Yogyakarta memberi  bekal ilmu agama kepada para santrinya.

Acara yang berlangsung Sabtu (9/3/2024) di Aula Pondok Baitussalam Jalan Gedongkiwo No.606, Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta ini diikuti 106 peserta, terdiri dari santri pondok dan perwakilan guru serta beberapa takmir masjid naungan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kota Yogyakarta dan Bantul. Pembina PPPM Baitussalam Yogyakarta H. Sudayat, B.A., membuka pembekalan santri. Hadir pula para pengurus pondok.

H. Sunardi Thoha Yassin, S.T., Bagian Keuangan PPPM Baitussalam Yogyakarta menegaskan bahwa acara ini bertujuan memberi bekal para santri pondok, agar termotivasi untuk meningkatkan amal ibadahnya selama bulan Ramadan. “Banyak amalan di bulan Ramadan yang bisa dilakukan umat Islam, antara lain shalat tarawih, berpuasa, membaca Alquran, itikaf di 10 malam terakhir bulan Ramadan dan zakat fitrah,” ungkapnya.

Read More

Dengan persiapan yang matang, diharapkan 5 macam amalan di atas dapat dilakukan para peseta dengan tuntas. Shalat tarawih agar bisa dilakukan setiap malam. Selama berpuasa di siang hari, bukan hanya tidak makan dan minum saja, tetapi juga menghindari perbuatan jelek dan keji serta tidak berbohong. Untuk membaca Alquran agar bisa diselesaikan bacaannya minimal 30 juz dalam satu bulan. Juga selama 10 malam terakhir bulan Ramadan, masing-masing bisa menjalankan itikaf di dalam masjid untuk mohon ampunan kepada Allah SWT. Kemudian untuk zakat fitrah, dilakukan sebelum menunaikan shalat Idul Fitri.

Untuk materi zakat fitrah ini, beberapa guru pondok memberi pembekalan secara rinci dan mendetail. Adapun beberapa guru pondok ini antara lain Ustadz H. Muhammad Sukoyo Adi Saputro, Ustadz Arba’i Hasan, Ustadz Yoni Alvian, dan Ustadz Yasir Maulana Wahab. Di hadapan seluruh peserta, Ustadz Yasir menjelaskan bahwa zakat merupakan rukun Islam yang keempat. Terdapat dua macam zakat yang wajib diketahui para umat Islam, yaitu zakat fitrah dan zakat maal.

“Zakat merupakan sebuah praktik ibadah dimana umat Islam memberikan sebagian dari hartanya untuk disumbangkan kepada yang membutuhkan,” ungkap Ustadz Yasir.  Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Agama No. 52 Tahun 2014, yang menjelaskan bahwa zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh orang Islam atau badan usaha yang dimiliki orang Islam untuk diberikan kepada yang berhak menerima sesuai dengan syariat Islam.

Rio Agusta Mushofa Sidiq, perwakilan peserta dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Kalurahan Jambidan, Banguntapan Bantul merasa terbantu dengan acara ini. “Sangat membantu kami dalam memahami hukum-hukum zakat, macam-macam dari zakat. Sehingga yang awalnya kami tidak paham menjadi paham yang awalnya kami tidak tahu menjadi mengerti,” umgkapnya. Rio juga berharap acara seperti ini bisa sering dilaksanakan sehingga bisa menambah keilmuan.

Mengingat bulan ini penuh dengan keberkahan dan lipatan pahala, maka menjadi waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan memperbaiki diri secara spiritual maupun moral. Dengan persiapan yang baik, maka selama bulan Ramadhan dapat menjalankan ibadah secara maksimal untuk meraih pahala dari Allah SWT.

Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1445 H.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *