‘Membumikan Karakter Luhur’ Tema Utama Insan Prima Fair #3

Moderator Senior Minggir dan Sukir memandu acara Puncak hari pertama IPF 2024

Sleman, Jogjakeren.com – Insan Prima Fair 2024 yang diselenggarakan oleh Yayasan Insan Prima telah sukses digelar pada Sabtu dan Minggu, 8 – 9 Juni 2024. Acara ini sudah ke-3 kalinya diadakan, mulai dari Insan Prima Fair (IPF) yang pertama digelar pada tahun 2014, IPF kedua pada tahun 2017  dan yang sekarang sudah menginjak IPF ke-3. Acara ini bertempat di Grha Instiper, Maguwoharjo Sleman.

Hari pertama pada Sabtu (8/6/2024) stand-stand bazar sudah didirikan. Stand bazar yang berjumlah total 34 stand ini diperuntukkan bagi remaja-remaja yang tergabung dalam Yayasan Insan Prima.

BAZAR INOVATIF

Kegiatan Bazar Inovatif yang diisi oleh remaja Yayasan Insan Prima
Kegiatan Bazar Inovatif yang diisi oleh remaja Yayasan Insan Prima

Secara total, terdapat 54 stand bazar pada IPF #3 yang terdiri dari 34 stand bazar untuk Remaja Insan Prima, 8 stand sponsorship yang menjadi mitra event IPF dan 12 stand yang diperuntukkan untuk komersil, yaitu bagi pelaku usaha yang menghendaki membuka lapa nya pada event IPF ini.

Read More

Stand-stand bazar ini dikemas dengan nama “Bazar Inovatif” dengan maksud agar para peserta pengisi bazar memunculkan ide kreatifnya mulai dari dekorasi bazar sampai produk-produk yang dijual.

ENTERPRENEUR CLASS

Hari pertama IPF #3 acara yang disajikan pertama adalah Entrepreneur Class. Ini adalah seminar kewirausahaan yang memiliki 2 sub kegiatan, yaitu “Kelas Fotografi Produk” dan “Kelas Digital Marketing”. Pada seminar kewirausahaan ini, panitia menghadirkan narasumber yang sudah berpengalaman di bidangnya masing-masing.

Kelas Wirausaha
Kegiatan kelas kewirausahaan digital marketing yang mengundang pemateri profesional bidang Digital Marketing.

Pada kelas fotografi produk, narasumber yang dihadirkan adalah pemilik dari Studio Bintang Foto, Fathur Azhari yang sudah berpengalaman di bidang foto dan videografi. Sementara itu pada kelas Digital Marketing  menghadirkan Erik Deenhaq Zida, seorang Digital Marketer asal Sragen yang sejak 2020 sudah mendalami dunia Digital Marketing.

Antusiasme peserta pada kelas kewirausahaan ini sangat luar biasa, terbukti dengan adanya banyak pertanyaan dari para peserta yang ingin lebih mendalami ilmu yang disampaikan, sampai banyak peserta yang bergantian mempraktekan materi yang sudah disampaikan dari para pemateri.

Kegiatan kelas kewirausahaan fotografi produk yang mengundang pemateri profesional di bidang fotografi maupun videografi.

“Menurut saya antusiasme peserta hari ini bagus banget soalnya saya lihat teman-teman ini banyak banget yang baru tahu dan ingin tahu dan banyak yang tanya, mereka juga bertanya di belakang setelah materi selesai disampaikan,” ujar Fathur.

WORKSHOP IBU BELAJAR

Siang hari di pada pukul 13:00 di tempat yang sama, aula Grha Instiper, ibu-ibu menghadiri acara Workshop Ibu Belajar. Acara ini diperuntukkan bagi para wanita khususnya yang sudah menikah yang bertujuan agar dapat mendidik anak-anaknya dengan ilmu parenting yang baik. Yaitu bisa menerapkan 29 karakter luhur agar bisa mengimbangi di tengah kehidupan zaman yang maju dan makin berkembang ini.

Workshop Ibu Belajar Untuk Generasi Penerus
Interaksi pemateri dengan peserta dalam acara workshop Ibu Belajar “Membumikan 29 Karakter Luhur”

Pemateri dari Workshop Ibu Belajar ini  adalah Ratna Palupi, S.Si. dan Kasihani, S.E. Kedua pemateri ini adalah seorang Home Educator serta Fasilitator  yang sudah berpengalaman dibidangnya. Sebanyak 251 peserta dari beberapa wilayah seperti, Ngemplak, Gondokusuman, Kalasan, Condongcatur hadir pada workshop ini.

Ratna menerangkan pentingnya seorang ibu dalam mendidik anaknya. “Mendidik satu ibu sama dengan menyelamatkan satu generasi, karena dia yang bertanggung jawab sebagai manager dalam rumah tangga. Maka yang harus banyak belajar adalah ibu, karena selalu berhadapan dengan anak setiap hari,” ujar Ratna.

Antusiasme peserta pada workshop ini sangat bagus dilihat dari kehadiran peserta yang banyak. Setelah acara workshop selesai, para peserta berkeliling mengunjungi Bazar Inovatif yang sudah disiapkan oleh para Remaja Insan Prima.

PEMUTARAN FILM TEMA 29 KARAKTER LUHUR

Acara puncak pada hari pertama IPF ini dilaksanakan pada malam hari, yaitu dimulai dari pukul 19:30. Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panita, Junda Jagad Alkahfi serta dibuka oleh Pembina Yayasan Insan Prima yaitu KH Aan Setyanto, ini sekaligus menjadi pembukaan acara puncak hari pertama.

Penabuhan gong oleh KH Aan Setyanto menjadi tanda pembuka acara malam puncak hari pertama IPF. Acara dilanjutkan dengan pemutaran film pendek yang dipandu oleh dua moderator senior, Minggir Saryanta, S.T. dan Sukirno. Remaja Yayasan Insan Prima membuat 6 film pendek yang ditampilkan pada malam puncak ini. Film pendek yang dibuat mengangkat tema sesuai dengan tema IPF yaitu tentang 29 Karakter Luhur.

Moderator Senior Minggir dan Sukir memandu acara Puncak hari pertama yaitu pembukaan dan pemutaran film 29 karakter luhur

Adapun film pendek yang ditampilkan antara lain “Hardisk Istimewa” karya Remaja Insan Prima wilayah Condong catur, “Manusia Sederhana” dan “The Dream” Karya Remaja Insan Prima wilayah Gondokusuman dan Depok, “Kosong 38 Detik” karya Remaja Insan Prima wilayah Berbah, “Kembali” karya Remaja Insan Prima wilayah Kalasan dan “Roda Kehidupan” karya Remaja Insan Prima wilayah Ngemplak.

Pemutaran film ini dinilai oleh juri dari yang sudah berpengalaman di bidang fotografi maupun videografi yaitu Satrio Pinandito, Owner Pinands Photography dan Ridwan Aji owner dari Creamy Photo.

SEMINAR GENERASI PENERUS

Kegiatan pada hari kedua adalah acara “Seminar Generasi Penerus” yang diisi oleh pemateri dari Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII), Thonang Effendi, S.TP., CT. NNLP, CHt, Cl. Peserta seminar ini adalah para remaja yang tergabung dalam Yayasan Insan Prima yang ada di beberapa wilayah seperti, Depok, Kalasan, Berbah, Gondokusuman, Ngemplak.

Thonang sendiri sebagai pemateri utama sudah berpengalaman dalam pelatihan motivasi spiritual dan emosional. Ia memiliki banyak sertifikasi mulai dari Hipnoterapi, NNLP Master Practitioner, dan EFT Practitioner. Ia juga anggota dari Trainers Club Indonesia, NNLP Society, APEI, dan IBH.

Thonang Effendi, S.TP., CT. NNLP, CHt, Cl memberikan materi motivasi pada acara Seminar Generasi Penerus

Beberapa materi yang disampaikan oleh Thonang pada seminar generasi penerus ini antara lain resiliensi diri yaitu kemampuan untuk beradaptasi dan tetap teguh dalam situasi sulit, menghadapi tantangan sumber daya manusia abad 21,  membangun dan mengembangkan karier.

Antusiasme peserta pada seminar generasi penerus ini luar biasa, terbukti dengan banyak peserta yang angkat tangan mengajukan pertanyaan, menunjukkan ketertarikan pada materi yang disampaikan. Sebagai penutup Thonang menjelaskan tentang belief system atau sistem keyakinan yang memainkan peran penting dalam membentuk nasib seseorang, di mana apa yang kita pikirkan akan tercermin dalam kata-kata yang kita ucapkan.

Selain kegiatan-kegiatan tersebut di atas, pada Insan Prima Fair 2024 ini masih banyak kegiatan-kegiatan baik pada hari pertama maupun hari kedua. Kegiatan-kegiatan ini seperti lomba memasak atau cooking Competition dan Beauty class. 

Lomba memasak sendiri mengangkat tema “Cipta Rasa” yang menghadirkan juri dari chef  yang sudah berpengalaman di bidangnya yaitu Chef  Yudanta Ari. Sementara itu untuk Beauty class menghadirkan pemateri dan mentor dari Wardah, brand kosmetik yang sudah dikenal baik di industri kecantikan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *