Jogjakeren.com – PT Janu Putra Sejahtera merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang peternakan ayam berskala nasional. Perusahaan ini memiliki anak usaha antara lain: Kemitraan, Rumah Pemotongan Ayam, Breeding Farm, Hatchery, Pengemasan Obat Ternak dan juga Retail.

Untuk menjalankan operasionalnya, memiliki kantor pusat di Ruko Casa Grande No. 35, Jenengan, Maguwoharjo, Depok, Sleman dan kantor operasional di Grha Janu Putra, Mlinjon, Tonggalan, Klaten Tengah, Klaten.
Visi yang dimiliki, menjadi perusahaan ayam integrator terkemuka di Indonesia yang memberikan kontribusi positif bagi peternakan ayam dan masyarakat. Adapun misinya, antara lain:
1. Memberikan produk berkualitas tinggi kepada konsumen
2. Menjaga kesejahteraan peternak ayam dan meningkatkan produktivitas peternakan
3. Meningkatkan efisiensi dalam proses kerja dan sistem produksi
4. Mengadopsi praktik-praktik bisnis yang ramah lingkungan
5. Mengembangkan program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat
6. Meningkatkan keuntungan perusahaan secara konsisten
Kelancaran berjalannya kegiatan usaha ini, dipandu oleh Fadhl Muhammad Firdaus, B.Bus., sebagai direktur perusahaan. Sarjana bisnis lulusan Australia ini bertempat tinggal di Kuncen WB 1/438 RT 033, RW 007, Pakuncen, Wirobrajan, Yogyakarta. Tempat ini sengaja dipilih, karena lokasinya yang tidak jauh dari perusahaan sehingga memudahkan memantau operasional sehari-hari.
Sebelum menjalankan studi di Australia, Fadhl belajar di SD Islam Al Azhar 31 (2007-2013), SMP Negeri 8 Yogyakarta (2013-2016) dan SMA Negeri 3 Yogyakarta (2016-2019). Sesuai dengan latar belakang pendidikannya, Fadhl fokus menjalankan bisnis yang bermanfaat bagi masyarakat. Disamping itu juga aktif mengajak para pemuda untuk menjadi wirausaha.
Fadhl memiliki prinsip agar para generasi muda setelah lulus pendidikan SMA/K, atau S1 dan lainnya, tidak perlu mencari pekerjaan tetapi bisa menciptakan pekerjaan. Beberapa komunitas pemuda di wilayah Yogyakarta telah diberi motivasi dan diberi virus jiwa kewirausahaan. Hal ini bertujuan agar mereka bisa mandiri menciptakan pekerjaan sendiri dan tidak menjadi beban pemerintah dalam urusan tenaga kerja.





