Pentingnya Menjaga Kesucian, Remaja Putri LDII Turi Dibekali Materi Thaharah

Menjaga Kesucian
Pembekalan materi thoharoh kepada remaja putri LDII Turi, Minggu (5/2/2023)

Jogjakeren.com – Di dalam Islam, mensucikan diri dikenal dengan istilah thaharah yang berarti bersuci dari najis dan hadas. Mengingat menjaga kesucian dalam hukum Islam itu sangatlah penting maka PC LDII Turi menggelar pengajian yang mengkaji tentang thaharah, bertempat di Masjid Awaluddin Garongan, Turi, Sleman, pada Minggu (5/2/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri 45 remaja putri mulai dari usia SMP, SMA hingga usia pra nikah. Pembekalan materi thaharah dilakukan mengingat kedudukan bersuci di dalam hukum Islam merupakan amalan yang harus dilaksanakan, sebab salah satu syarat sahnya ibadah adalah suci dari najis dan hadas.

Materi tersebut disampaikan langsung oleh Ustadzah Iswari, yang menerangkan apabila dalam ibadah tidak dalam keadaan suci dari najis maka ibadahnya tidak diterima oleh Allah SWT. Sebagaimana telah disampaikan oleh Allah SWT melalui firman-Nya:

Read More

Sesungguhnya Allah SWT menyukai orang-orang yang bertaubat dan yang suka mensucikan diri”. (Q.S Al Baqarah: 222). Di dalam HR. Ibnu Majah juga disebutkan bahwasanya kebanyakan siksa kubur disebabkan oleh kurangnya menjaga najis dan kencing.

Kepada remaja putri LDII, Ustadzah Iswari berpesan agar selalu menjaga kebersihan, merawat diri dan lebih memperhatikan betul dalam hal suci dan najis, apalagi ketika nanti menjadi seorang ibu dan memiliki bayi atau anak.

“Remaja putri hendaknya memperhatikan dan menjaga kebersihan, baik kebersihan di rumah atau dalam dirinya. Kalau kencing, mencuci baju, hingga haid harus betul-betul diperhatikan kesuciannya,” ujarnya.

Dalam paparan materinya disampaikan lebih lengkap seputar macam-macam najis, tingkatan najis, hal-hal yang menyebabkan najis, sifat najis, alat bersuci, cara mensucikan najis, hingga upaya menjaga kesucian.

Menjaga kesucian dan kesehatan dalam diri sendiri sangat penting, maka remaja putri LDII harus lebih peka dan tegas terhadap dirinya sendiri. Terlebih pada hal-hal yang menyebabkan najis harus bisa dipahami dan diketahui bagaimana cara mensucikannya.

Dias, salah satu peserta menyampaikan rasa syukurnya karena banyak ilmu yang diambil dari pembekalan materi thaharah. “Menambah ilmu dan pengetahuan mengenai berbagai hal terkait thaharah (bersuci) mulai dari mengenali macam-macam najis sampai upaya menjaga kesucian dari najis. Yang mana, ilmu ini merupakan ilmu basic dalam kehidupan, utamanya dalam hal beribadah dalam keadaan suci,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *