Penuh Filosofi, Sako SPN Apresiasi Gerakan Penghijauan LDII di Buper Dewaruci

Sako SPN
Keterlibatan Sako SPN dalam Launching Penanaman Pohon di Dewaruci (Minggu, 28/11/2021)

Jogjakeren.com – Satuan Komunitas Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) turut mengapresiasi Launching Penanaman Pohon yang digagas oleh DPP LDII. “Sebuah acara hebat. Kegiatan kali ini menunjukkan bahwa selain untuk penghijauan, tanaman juga memiliki nilai filosofi luhur di dalamnya. Khususnya, untuk generasi muda,” ujar Kak Qomarudin, Pimpinan Sako SPN Kabupaten Sleman, Senin (29/11/2021).

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mendapuk Yogyakarta sebagai tempat Launching Penanaman Pohon, yang nantinya akan dilanjutkan di provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Tak kurang dari 100 orang tamu undangan menghadiri acara seremoni ini di Bumi Perkemahan Dewaruci, Sanden, Bantul, DIY, pada Minggu (28/11/2021) sore. Dalam kesempatan ini, dilaksanakan penyerahan bibit secara simbolis kepada seluruh DPD se-DIY, launching ecoprint oleh Kesbangpol DIY, penanaman pohon filosofi kepel, serta ditutup doa oleh Ketua Umum MUI DIY Drs. KH Thoha Abdurrahman.

Read More

Dalam sambutannya, Kepala Biro Bina Mental Spiritual Setda DIY H. Djarot Margiantoro, S.TP., M.Sc., mengapresiasi kegiatan Launching Penanaman Pohon yang dilaksanakan oleh DPP LDII. “Ini merupakan even peradaban yang membanggakan, yaitu Penanaman Pohon Filosofis dan Pohon Warna di Bumi Perkemahan Dewaruci, dalam kerangka selebrasi Hari Menanam Pohon Indonesia sekaligus Bulan Menanam Pohon Nasional, merujuk pada Kepres RI No. 24 Tahun 2008,” ujarnya.

Apa makna yang terkandung dalam Pohon Kepel?

Melalui Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 522.5/1458/SJ/1990, pohon kepel (Stelechocarpus burahol) disahkan sebagai flora identitas kota di DIY. Tanaman ini banyak ditanam di area Keraton Yogyakarta. Dilansir dari laman Kratonjogja.id, pohon kepel dapat ditemui di Plataran Kemagangan, Plataran Srimanganti, dan Plataran Kamandungan Lor.

Pohon Filosofi
Launching penanaman pohon dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia di Buper Dewaruci, Minggu (28/11/2021)

Pohon kepel memiliki batang yang lurus, daunnya rimbun, buahnya bulat berwarna cokelat menggantung pada pokok batangnya. Kepel dimaknai sebagai tangan yang mengepal, melambangkan tekad dan kemauan untuk bekerja. Kepel juga dimaknai sebagai kempel atau kumpul, melambangkan persatuan.

Ketua DPW LDII DIY yang sekaligus Dosen Fakultas Kehutanan UGM Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. menegaskan bahwa bagi LDII, kepel mengajarkan karakter generasi penerus agar rukun, kompak, dan bekerja sama yang baik. Tiga karakter inilah yang terus dikembangkan sebagai bagian dari 6 tabiat luhur warga LDII.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment