Jogjakeren.com – Banyak orang berfokus pada sikat gigi atau obat kumur ketika bicara tentang kesehatan mulut. Padahal, apa yang masuk ke dalam piring kita setiap hari juga punya peran besar. Gigi dan gusi bukan sekadar “pengunyah makanan”, tapi jaringan hidup yang butuh nutrisi agar tetap kuat dan tahan terhadap serangan bakteri.
Apa yang Baik untuk Gigi dan Gusi?
Beberapa nutrisi bekerja layaknya pelindung alami mulut:
-
Kalsium & Fosfor
Dua mineral ini menjaga enamel tetap keras. Sumbernya? Susu, keju, yoghurt, kacang-kacangan, hingga ikan. -
Vitamin C
Berperan menjaga jaringan gusi lewat produksi kolagen. Ada pada jeruk, stroberi, paprika, atau brokoli. -
Vitamin D
Membantu penyerapan kalsium. Selain sinar matahari pagi, vitamin ini juga ada dalam salmon, tuna, dan telur. -
Antioksidan
Sayuran hijau, tomat, serta buah segar penuh antioksidan yang bisa meredam peradangan pemicu radang gusi.
Menurut Journal of Periodontology (2019), pola makan tinggi buah, sayur, dan produk susu rendah lemak terbukti menurunkan risiko penyakit periodontal.
Kalau bicara musuh besar gigi, jawabannya jelas: gula berlebih. Permen, soda, kue manis—semuanya memberi bahan bakar bagi bakteri mulut untuk menghasilkan asam perusak enamel. Tambahan lagi, makanan lengket seperti karamel atau keripik gampang terselip di sela gigi dan jadi cikal bakal plak.
Kalau Sudah Terlanjur Bermasalah…
Gusi bengkak, gigi ngilu, atau mudah berdarah saat disikat? Jangan panik, tapi juga jangan dibiarkan. Coba langkah berikut:
-
Sikat gigi dengan teknik yang lembut, dua kali sehari.
-
Bersihkan sela gigi memakai benang gigi atau sikat interdental.
-
Gunakan obat kumur antiseptik untuk menekan pertumbuhan bakteri.
-
Perbaiki pola makan: lebih banyak sayur, buah rendah gula, dan air putih.
-
Jika keluhan tak kunjung membaik, segera periksa ke dokter gigi. Tindakan seperti scaling atau terapi periodontal bisa jadi solusinya.
Kebiasaan menyikat gigi memang penting, tapi makanan yang kita pilih sehari-hari juga menentukan nasib gigi dan gusi. Perpaduan nutrisi tepat, kebersihan mulut terjaga, dan kontrol rutin ke dokter gigi akan membuat senyum tetap sehat, cerah, dan bebas masalah di masa depan.





