Puluhan Pengusaha Muda Alkarima 2023 Dibekali Jadi Pengusaha Sukses Dunia Akhirat

Pengusaha Muda Alkarima
Peserta pembinaan Pengusaha Muda Alkarima 2023 yang berlangsung di kompleks PPPM Baitussalam, Daengan, Yogyakarta, Minggu (6/8/2023).

Jogjakeren.com – Generasi muda memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Generasi muda, didorong untuk mampu menjadi wirausaha baru yang unggul, inovatif, dan berdaya saing serta turut berperan dalam menekan tingkat pengangguran.

Dorongan tersebut, diimplementasikan oleh DPD LDII Kota Yogyakarta dan DPD LDII Kabupaten Bantul melalui kegiatan pembinaan Pengusaha Muda Alkarima 2023. Kegiatan tersebut dikhususkan pada pemuda LDII yang berkecimpung dan tertarik dengan dunia usaha.

Menghadirkan narasumber pengusaha baik yang masih muda maupun yang telah berpengalaman, kegiatan dipusatkan di kompleks PPPM Baitussalam, Daengan, Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Minggu (6/8/2023). Mengangkat tema “Learn How To Become An Expert On Your Field” narasumber yang dihadirkan di antaranya H. Ardian owner BMT Baitul Barakah dan Suripto supplier ikan asin di pasar tradisional. Tampil sebagai host Abdur Rochim owner Baby Kimta.

Read More
Pengusaha Muda Alkarima
H. Ardian owner BMT Baitul Barakah (batik) saat memberikan materi didampingi host Abdur Rochim owner Baby Kimta.

Salah satu peserta, Noviatri mengungkapkan, kegiatan pembinaan Pengusaha Muda Alkarima ini dilaksanakan untuk membina generasi muda agar menjadi pengusaha yang sukses dan barokah di dunia dan akhirat. “Kegiatan pembinaan ini nantinya akan menjadi program yang akan dilaksanakan rutin satu bulan sekali,” katanya.

Kegiatan dilaksanakan dengan diskusi dua arah. Narasumber sharing mengenai tips membangun usaha dan cara mengembangkan usaha. Diskusi semakin hidup karena kebanyakan dari peserta sudah memiliki usaha dan saling sharing pengalaman mereka dalam memulai usaha.

Pengusaha Muda Alkarima
Pemateri bersama peserta pembinaan Pengusaha Muda Alkarima 2023.

Di antaranya usaha makanan seperti bebek bumbu hitam, mochi bites, keripik pisang coklat, dan supplier buah-buahan ke beberapa hotel, termasuk salad nyoo. Selain itu ada pula usaha jasa bengkel dan jual beli motor. Para peserta aktif memberikan tanggapan dan pertanyaan kepada narasumber.

“Target seorang pengusaha itu bukan memiliki uang banyak, tetapi memiliki waktu luang banyak. Jadi diakhir nanti atau di hari tuanya punya waktu luang dan berkecukupan. Jangan sampai nanti malah punya uang banyak tapi ibadahnya susah,” pesan H. Ardian kepada para peserta.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *