Jogjakeren.com – Rengginang, penganan yang terbuat dari beras ketan, seringkali dipandang sebelah mata di tengah gempuran kue-kue Lebaran modern. Padahal, camilan sederhana ini punya pesona tersendiri. Rasa gurih dan teksturnya yang renyah menjadikannya teman setia saat bersantai, menemani obrolan hangat, bahkan jadi hidangan utama saat jamuan.
Proses membuat rengginang memang membutuhkan ketelatenan. Dimulai dari pemilihan beras ketan berkualitas baik, hingga proses pencetakan dan penjemuran. Biasanya, beras ketan akan direndam semalaman, lalu dikukus hingga setengah matang. Bumbu-bumbu seperti bawang putih, garam, dan ketumbar ditambahkan untuk memperkaya rasa. Adonan yang sudah berbumbu kemudian dicetak tipis, lalu dijemur di bawah sinar matahari selama beberapa hari. Proses penjemuran inilah yang menjadi kunci utama agar rengginang bisa mengembang sempurna saat digoreng.
Setiap keluarga atau pengrajin memiliki resep rahasia sendiri untuk menghasilkan rengginang yang renyah dan tidak keras. Salah satu rahasianya adalah menambahkan sedikit air kapur sirih pada adonan. Air kapur sirih berfungsi sebagai pengenyal alami yang membuat adonan lebih kokoh dan tidak mudah pecah saat digoreng. Selain itu, suhu minyak saat menggoreng juga sangat krusial. Minyak harus benar-benar panas agar rengginang bisa mekar maksimal.
Rengginang tidak hanya dikenal dengan rasa asin gurihnya. Beberapa varian lain juga populer, seperti rasa terasi, udang, bahkan manis. Variasi rasa ini membuat rengginang makin digemari oleh berbagai kalangan. Di daerah pesisir, rengginang terasi dan udang sangat digemari karena memiliki cita rasa yang kuat dan khas. Sementara itu, rengginang manis dengan lapisan gula merah juga tak kalah lezat.
Rengginang mengajarkan kita bahwa kenikmatan sejati sering kali datang dari hal-hal yang sederhana. Meskipun tak sepopuler kue nastar atau kastengel, rengginang tetap memiliki tempat istimewa di hati banyak orang. Ia adalah bukti bahwa warisan kuliner tradisional tetap relevan dan mampu bersaing dengan camilan modern. Rengginang adalah perayaan kesederhanaan, kenikmatan, dan tradisi yang terus hidup di tengah kemajuan zaman.





