Resmi Dikukuhkan, Panewu Turi Dorong KWT Ledhok Wuni Dukung Kegiatan Proklim

Pengukuhan KWT Ledhok Wuni
Penyerahan sertifikat dari Kepala UPTD BP4 Wilayah V Pakem-Turi kepada Panewu Turi dan diserahkan ke Ketua KWT Ledhok Wuni.

Jogjakeren.com – Bertempat di Pendopo Kawigesang, Sangurejo, Wonokerto, Turi, Sleman, dilaksanakan pengukuhan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Ledhok Wuni. Kegiatan pengukuhan dilaksanakan pada Jumat (9/6/2023) dan dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan tersebut UPTD Balai Penyuluhan Pertanian, Pangan, dan Perikanan (BP4) Wilayah V Pakem-Turi, Lurah Wonokerto, Bagian Kemakmuran Kapanewon Turi, Ulu-ulu Kelurahan Wonokerto, Dukuh Sangurejo, PPL Kelurahan Wonokerto, Ketua RW, Ketua RT, Ketua Penggerak PKK, Kampung Pramuka, Sako SPN, LPSS Sangurejo, Ketua Gensa, Panitia Proklim, Padepokan Satriatama, Paguyuban Seni Budaya Badui Tunas Muda, Fakultas Kehutanan UGM, Sanggar Ecoprint, serta seluruh anggota KWT Ledhok Wuni Sangurejo.

KWT Ledhok Wuni adalah kelompok tani dengan anggota keseluruhan perempuan yang melaksanakan usaha di bidang pertanian dengan jumlah 25 anggota.

Read More
pengukuhan KWT Ledhok Wuni
Sambutan Kepala UPTD BP4 Wilayah V Pakem-Turi di acara pengukuhan KWT Ledhok Wuni.

Dalam sambutannya, M. Sigit Widiyanto, S.Hut., Kepala UPTD BP4 Wilayah V mengucapkan selamat kepada KWT Ledhok Wuni. “Setelah resmi dikukuhkan, saya mengajak ibu-ibu KWT Ledhok Wuni untuk aktif mengikuti kegiatan-kegiatan KWT. Salah satunya di setiap minggu pada hari Kamis pasti ada kumpulan KWT di PT,” terangnya.

Selain itu, dalam sambutan Rachmat S, dari Bagian Kemakmuran Kapanewon Turi menyampaikan dukungan dan harapan kepada KWT Ledhok Wuni yang telah dikukuhkan. “Kami mengucapkan selamat kepada KWT yang telah dikukuhkan. Setelah dikukuhkan, kami mohon dukungan dari semua organisasi terlebih untuk organisasi KWT Ledhok Wuni untuk mendukung kegiatan Proklim,” ujarnya.

Sejalan dengan Program Kampung Iklim (Proklim) Dusun Sangurejo, partisipasi dari lapisan masyarakat sangat dibutuhkan sebagai aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Proklim ini berbasis dari partisipasi dan inisiasi masyarakat. Karena nanti yang akan mendapat dampak dari perubahan iklim paling pertama adalah lapisan masyarakat, maka harapannya semua masyarakat dapat sadar untuk menjaga lingkungan.

Rachmat berharap dengan adanya KWT Ledhok Wuni dapat mendukung kegiatan aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim dengan cara pemanfaatan pekarangan. Pemanfaat pekarangan dapat diterapkan oleh masyarakat dengan cara menanam tanaman sayur, tanaman obat, kebun buah, hingga tanaman hias.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *