Jogjakeren.com – Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menggelar Safari Ramadan di Masjid Al-Manshurin Semanu, pada Kamis (6/3) sore. Dalam kegiatan ini, Pemkab Gunungkidul memberikan apresiasi terhadap LDII yang memiliki konsep besar dalam membangun umat.
Safari Ramadan ini menjadi salah satu program yang dijalankan oleh Pemkab Gunungkidul dalam menjalin silaturahmi dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Pemkab bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat, sehingga bisa bersama-sama dalam menjalin kerukunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hadir dalam safari Ramadan ini, Drs. Agus Hartadi, M.Si selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat mewakili Bupati Gunungkidul yang berhalangan hadir. Turut hadir, jajaran Forkompimda Kabupaten Gunungkidul, Panewu Kapanewon Semanu Emmanuel Krisna Juwoto, S.Sos, Kapolsek Semanu AKP Pudjijono, S.H., M.H, Danramil Semanu Kapten Chb Wahyudi, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Kunjungan jajaran Pemkab Gunungkidul disambut oleh Dewan Penasehat dan Pengurus Harian DPD LDII Gunungkidul beserta Takmir Masjid Al-Manshurin. Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Ananda Quina, salah satu santriwati TPQ Al-Manshurin, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan.
Ketua DPD LDII Gunungkidul, Tekankan Fokus Pembinaan Generasi Muda

Sambutan yang pertama disampaikan oleh Wahono Budi Rustanto, S.Pd selaku Ketua DPD LDII Gunungkidul. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil komunikasi dengan Pemkab Gunungkidul.
“Safari Ramadan ini menjadi salah satu program dari Pemerintah, dan juga sebagai hasil dari komunikasi DPD LDII Gunungkidul dengan Pemkab,” jelasnya.
Lebih lanjut Wahono mengungkapkan, selain menyukseskan ibadah di bulan Ramadan, DPD LDII juga fokus pada pembinaan generasi muda.
“Kita mengutamakan pembinaan pada generasi muda, karena mereka akan melanjutkan perjuangan bangsa. Terlebih lagi ditahun 2045 Indonesia berada pada puncak bonus demografi,” lanjutnya.
Menurutnya, adanya bonus demografi yang dihadapi oleh Indonesia ini menjadi kesempatan sekaligus menjadi tantangan. “Ini menjadi tantangan besar bagi Indonesia. Sehingga tiga target pembinaan generasi muda yaitu berilmu dan faham agama, berakhlaqul karimah, dan mandiri,” pungkasnya.
Safari Ramadan, Pemkab Gunungkidul Apresiasi Pembinaan Umat oleh LDII

Sambutan yang kedua disampaikan oleh perwakilan dari Pemkab Gunungkidul, Agus Hartadi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pembinaan umat yang telah dilakukan oleh LDII di Kabupaten Gunungkidul.
“Atas laporan dari Ketua DPD LDII, terima kasih atas pembinaan umat yang telah dilakukan. Dalam menyikapi perkembangan situasi, LDII punya konsep besar dalam membangun umat, yakni menyiapkan kader dengan meningkatkan keilmuan, pembinaan akhlaq, dan kemandirian,” terang Agus Hartadi.
Ia juga mendukung konsep kerja dari LDII yang berupaya untuk menjalin kerjasama atau kemitraan dengan berbagai pihak. “Sebagaimana tadi yang telah disampaikan, bagaimana saat ini bukan lagi kompetisi, melainkan bermitra dengan siapa saja” ujar Agus Hartadi.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausyiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Wawan Gunarjo, S.Pd.I. Peningkatan amal ibadah di bulan Ramadan melalui program 5 Sukses Ramadan beserta peningkatan kerukunan dalam masyarakat menjadi poin penting dalam tausyiah tersebut.
Safari Ramadan Pemkab Gunungkidul diakhiri dengan penyerahan cendera mata, serta foto bersama jajaran Pemkab Gunungkidul dan Pengurus Harian DPD LDII Kabupaten Gunungkidul.





