Sejarah Dibalik Nama Desa Wisata Garongan

Wisata Garongan
Patung ikonik Desa Wisata Garongan

Jogjakeren – Desa Wisata Garongan merupakan desa yang terletak di lereng Gunung Merapi berjarak 14,5 km dari puncak Merapi. Desa Wisata ini berada di Desa Garongan, Wonokerto, Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Garongan merupakan desa penghasil Salak Pondoh dan Salak Gading. Adanya lahan yang tak terkelola menjadikan warga berinisiatif untuk mengelola dan menjadikannya tempat desa wisata.

1. Sejarah Singkat Desa Wisata Garongan

Menurut cerita, desa ini mendapatkan nama “Garongan” karena dahulu desa ini merupakan tempat singgah para “garong” atau pencuri yang berasal dari pantai utara. Sebelumnya, mereka tidak bisa datang serta tinggal di sini karena di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu jalurnya tidak bisa ditempuh akibat kondisi jalan sulit untuk dilalui. Setelah adanya erupsi besar yang meruntuhkan lereng-lereng di antara Gunung Merapi dan Merbabu, akses jalan bisa dilalui dan akhirnya para garong bisa datang di daerah ini.

Daerah ini sangat strategis bagi para garong untuk singgah karena jika mereka ke arah utara tanahnya terlalu tandus dan belum bisa ditanami, apabila ke arah selatan sudah terdapat kerajaan yang sudah berkuasa sehingga mereka tidak berani singgah. Setelah singgah di daerah ini, mereka melanjutkan aktivitas sebagai garong yaitu mencuri dan sebagainya.

Read More

2. Kenapa Diberi Nama Jakagarong?

Desa Wisata Garongan memiliki daya tarik wisata yaitu Jakagarong. Jakagarong bukanlah nama orang, melainkan singkatan dari Jelajah Kawasan Garongan. Dinamai demikian sebab melihat nilai ketidakpantasan jika diberi nama Dewi Garong. Dewi merupakan nama yang indah dan apabila ditambahkan kata garong menjadikannya tidak pantas. Oleh karena itu Desa Wisata Garongan dinamai Jakagarong.

Berdirinya Desa Wisata ini didasarkan pada pertimbangan bahwa daerah ini merupakan titik strategis yang bisa dikembangkan. Terlebih lokasi Desa Wisata ini didukung adanya view pemandangan alam yaitu Gunung Merapi. Oleh sebab itu, Tikno dan Dukuh pada saat itu bersama masyarakat mengusulkan pembentukan desa wisata dan kemudian memprakasai berdirinya Desa Wisata Garongan (Jakagarong).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *