Sleman, jogjakeren.com – Di tengah darurat sampah yang sedang melanda Kota Yogyakarta dan sekitarnya, masing-masing warga mulai bergerak mengelola sampahnya. Bank-bank sampah di tingkat terkecil seperti RT, RW, kalurahan kembali aktif bergerak begitupun beberapa komunitas peduli lingkungan.
Sebagaimana yang saat ini dilaksanakan para pemuda Kapanewon Kalasan. Di bawah naungan PC LDII Kalasan, mereka bergerak dalam gerakan Sedekah Sampah Akbar. Kegiatan dipusatkan di Kadirojo II RT/RW 005/002 Kalurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Kabupaten Sleman, Minggu (17/9/2023).

Gerakan Sedekah Sampah Akbar dimaksud adalah kegiatan menampung sampah dari warga sekitar yang memiliki nilai jual seperti besi, plastik, kertas, botol, dan kaleng. Kegiatan tersebut mendapat antusias warga karena dapat mengurangi sampah di rumahnya masing-masing sehingga lingkungan menjadi bersih.

Anggota Senkom Mitra Polri Kapanewon Kalasan, Supriyadi mengapresiasi gerakan Sedekah Sampah Akbar yang diinisiasi PC LDII Kalasan. Menurutnya, kegiatan ini sangat bagus dan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan karena dapat mengurangi limbah di rumah dan menjadikan lingkungan bersih. “Kegiatan ini juga bisa mempererat kekompakan para pemuda, hasil jual dapat dimasukkan ke dalam kas pemuda PC LDII Kalasan,” katanya.
Salah satu peserta, Dimas Abidzar juga turut mengapresiasi kegiatan tersebut. “Warga menjadi semakin rukun dan kompak dalam mengatasi masalah sampah,” ujarnya.





