Sleman, Jogjakeren.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-109 yang jatuh pada tanggal 15 Mei 2025, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan menyelenggarakan kegiatan sunatan massal gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Jumat (9/5/2025) bertempat di Puskesmas Berbah, mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan warganya. Sunatan massal ini menggunakan metode modern Top Sealer, yang dikenal lebih nyaman dan minim risiko bagi peserta.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama menyampaikan bahwa program ini menyasar 109 anak laki-laki sebagai simbol peringatan ke-109 tahun berdirinya Kabupaten Sleman. Para peserta wajib berdomisili di wilayah Sleman, dibuktikan dengan fotokopi Kartu Keluarga atau surat keterangan domisili.
Tak hanya mendapatkan layanan sunat gratis, para peserta juga akan menerima berbagai fasilitas menarik seperti uang transportasi sebesar Rp100.000, snack makan, baju koko, sarung, kopiah, dan celana sunat.
Pendaftaran dilakukan secara online dengan memindai kode QR yang tersedia di poster resmi kegiatan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung Agus (085729090891) dan Patrick (089528035599).
Kegiatan ini mendapat dukungan dari BAZNAS Sleman, GERMAS, serta mengusung semangat pelayanan publik yang profesional dan adaptif sesuai nilai BerAKHLAK dan slogan #BanggaMelayaniBangsa.
Menurut salah satu warga yang bertempat tinggal di Kapanewon Berbah Sleman kegiatan dapat membantu warga yang memiliki anak laki-laki di wilayah Kapanewon Berbah yang akan mengkhitankan anaknya. “Kami berharap acara ini bisa berjalan dengan lancar dan penuh berkah. Kami juga menyampaikan selamat ulang tahun untuk Kabupaten Sleman yang ke-109, semoga seluruh warga semakin sejahtera dan sehat,” ujar Abdul Muis.
Dengan diadakannya sunatan massal ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari peringatan hari jadi daerah, serta mempererat tali kebersamaan dan gotong-royong di tengah masyarakat.





