Tingkatkan Sinergi dalam Pembinaan Generasi Penerus, Pertemuan Pakar Pendidik Digelar pada Hari Anak Nasional

pembinaan generasi penerus
Di Hari Anak Nasional, 23 Juli 2023, PPG Insan Mulia menyelenggarakan Pertemuan Pakar Pendidik untuk menyamakan presepsi dalam pembinaan generasi penerus.

Jogjakeren.com – Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli merupakan momen penting bagi refleksi atas pendidikan anak bangsa. Bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2023, Penggerak Pembina Generus (PPG) Insan Mulia menyelenggarakan Pertemuan Pakar Pendidik, Minggu (23/7/2023).

Sejumlah 58 orang yang berasal dari PAC dan PC LDII se-Kabupaten Sleman bagian barat mengikuti pertemuan ini. Dilaksanakan di Masjid Mulyo Abadi, Sendangadi, Mlati, Sleman, acara ini bertujuan untuk meningkatkan pembinaan generasi penerus (generus).

Drs. Suharno selaku Wakil Dewan Pembina PPG Insan Mulia dalam sambutannya menyoroti pentingnya bersinergi dalam pembinaan generus, khususnya anak, baik di antara sesama pakar pendidik maupun dengan komponen lain. “Perlu penyamaan persepsi (antarkomponen) dalam pembinaan generus, yaitu pembinaan yang sesuai ranah dan kondisi mereka masing-masing,” ungkap Suharno.

Read More

Kegiatan pertemuan pakar pendidik yang berlangsung pukul 09.00-11.30 WIB meliputi pemaparan materi dan diskusi. Pemaparan materi disampaikan oleh Rinna Sulistyowati sebagai representasi bidang bimbingan dan konseling. Sedangkan, diskusi dipimpin oleh Muhammad Ali Ashar, S.Pd. selaku representasi bidang tenaga pendidik.

Materi yang disampaikan Rinna menjabarkan kewajiban pakar pendidik dan beberapa upaya pakar pendidik dalam menyukseskan pembinaan generus. Beberapa upaya yang dimaksud antara lain: (1) membantu menyusun program pembinaan atau penyiapan kurikulum; (2) mendampingi muballigh/ustaz mendidik dan mengajar generus; (3) memotivasi orang tua/wali generus untuk menyukseskan pembinaan generus; (4) memotivasi dan mengarahkan generus untuk bersemangat mengikuti kegiatan pembinaan; dan (5) menjadi konselor.

Diskusi yang dipimpin oleh Ali menggali berbagai tantangan dalam pembinaan generus. Beberapa tantangan yang ditemukan di antaranya adalah: (1) tidak semua orang tua memahami cara mendidik anak dengan baik dan benar; (2) kesibukan orang tua di luar rumah yang menyebabkan anak kurang diperhatikan dapat berkontribusi dalam kurang optimalnya anak dalam pembinaan generus; (3) materi yang dicapai telah memenuhi target kurikulum, tetapi akhlak dan kemandirian perlu menjadi perhatian khusus; dan (4) ada penyamaan perlakuan antara jenjang usia dini dengan usia di atasnya.

Berbagai tantangan di atas tidak dapat diatasi langsung sehingga diperlukan waktu dan pertemuan berkelanjutan. Pertemuan pakar pendidik ini juga dimaksudkan untuk mengawali sinergi perencanaan kegiatan berikutnya, salah satunya adalah seminar parenting sebagai bagian dari kerangka menyukseskan pembinaan generus.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *