Jojgjakeren.com – Warga Dusun Tanjung, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, dikejutkan oleh penemuan benda yang diduga sebagai mortir aktif saat menggali tanah di halaman rumah pada Minggu, 11 Agustus 2025. Benda berbahaya tersebut berhasil diledakkan secara terkendali oleh Tim Gegana Brimob Polda DIY pada Senin, 11 Agustus 2025, untuk memastikan keselamatan warga sekitar.
Berawal dari Suara ‘Tang’ Saat Menggali Tanah
Penemuan bermula ketika Muhammad Mahmud Abdul Karim sedang menggali tanah dan cangkulnya membentur benda keras. Ia segera memeriksa dan menemukan benda yang bentuknya menyerupai mortir. Sadar akan potensi bahayanya, Mahmud langsung melapor ke Polsek Ngemplak.
Petugas kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut dan berkoordinasi dengan Tim Jibom Gegana Brimob Polda DIY. Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun, membenarkan kejadian ini.
“Benar, kami menerima laporan dari warga terkait penemuan benda yang diduga mortir. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, tim Gegana memastikan bahwa itu adalah mortir aktif,” ujar AKP Salamun.
Peledakan Terkendali untuk Keselamatan Warga
Untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan, mortir tersebut segera dievakuasi ke area sekitar DAM untuk diledakkan. Peledakan ini dilakukan secara profesional oleh Tim Jibom di lokasi yang aman dan jauh dari permukiman warga.
“Peledakan dilakukan hari ini sebagai langkah antisipasi agar tidak membahayakan warga. Lokasi penemuan saat ini masih dijaga ketat oleh personel Gegana dan Polsek Cangkringan,” tambah Salamun.
Menurut dugaan awal, mortir dengan panjang sekitar 1 meter dan diameter 20 cm ini merupakan peninggalan masa perjuangan kemerdekaan. Meskipun begitu, pihak kepolisian masih terus menyelidiki asal-usul benda tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melapor kepada pihak berwajib jika menemukan benda mencurigakan serupa.





