Bantul (14/8) – Satuan Komunitas Cabang (Sakocab) Sekawan Persada Nusantara (SPN) Kabupaten Bantul menjalin kerja sama dengan beberapa lembaga dalam upaya untuk melaksanakan aksi “Gotong Royong Bersih Lingkungan” di Pantai Samas pada Minggu (13/8/2023). Kolaborasi ini melibatkan LDII Kabupaten Bantul, Senkom Mitra Polri Kabupaten Bantul, Pondok Pesantren Al-Barokah Kranggan, Pondok Pesantren Aisiyah Pulokadang, Kasat Binmas Polres Bantul, Forum Komunikasi Pimpinan Kapanewon (Forkompimkap) Sanden, dan masyarakat sekitar Pantai Samas.
Aksi “Gotong Royong Bersih Lingkungan” yang diikuti 500 peserta ini memiliki dua tujuan yang saling melengkapi. Pertama, aksi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kedua, aksi ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka yang ke-62 serta HUT Kemerdekaan RI yang ke-78. Dengan menggabungkan nilai-nilai gotong-royong dengan semangat patriotisme, kegiatan ini menunjukkan komitmen masyarakat dan berbagai lembaga dalam merawat lingkungan sekitar sebagai bentuk kecintaan terhadap tanah air.
Ketua Pinsakoda SPN DIY, Kak Sarjita, mengapresiasi partisipasi yang luas dalam acara ini. “Kami berharap bahwa semangat gotong-royong ini bisa menjadi karakter kita dan dapat menular ke seluruh masyarakat,” ungkapnya. Melalui kegiatan semacam ini, masyarakat diharapkan semakin menyadari pentingnya pengelolaan sampah yang benar, mulai dari pemilahan hingga pengolahan ulang. Hal ini penting untuk menjaga ekosistem dan keseimbangan alam serta memastikan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi generasi masa depan.
Salah seorang anggota Sakocab SPN Bantul, Siva Aulia, merasa terinspirasi oleh kegiatan bersih pantai ini. Ia mengungkapkan bahwa aksi semacam ini seharusnya juga menjadi kebiasaan rutin di lingkungan sekitar, karena menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan aksi nyata ini, masyarakat mendapat pelajaran penting tentang menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Edukasi pengurangan sampah diwujudkan dengan penyediaan air galon oleh panitia dan para peserta yang menggunakan botol minum pribadi (tumbler) alih-alih minum dari botol plastik sekali pakai.
Kegiatan “Gotong-royong Bersih Lingkungan” di Pantai Samas telah menciptakan dampak positif yang lebih dari sekadar aksi fisik. Semangat kebersamaan dalam merawat alam semakin kuat, serta membangun kesadaran akan pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan bagi kesejahteraan bersama.





