Gunungkidul, jogjakeren.com– Secara daring Bupati Gunungkidul hadiri Rakernas DPP LDII didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Drs. Wahyu Nugroho, M.Si. DPD LDII Gunungkidul juga turut serta mengundang Kepala Badan Kesbangpol Johan Eko Sudarto, S.Sos., MH., Kepala Kemenag Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA, Ketua MUI Gunungkidul Dr. Asrofi, S.Ag., M.Hum., Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama Gunungkidul Harsono, S.Ag., Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gunungkidul Drs. H. Sadmonodadi, MA., dan Wiwik Widayanti mewakili Lurah Piyaman.
Pelaksanaan Rakernas LDII dibuka Presiden Joko Widodo di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin Jakarta sedangkan Bupati Gunungkidul mengikuti secara daring di studio mini Gunungkidul di kompleks Masjid Al Husna Jalan Nusantara, Kemorosari, Kalurahan Piyaman, Kapanewon Wonosari Gunungkidul, Selasa (7/11/2023).

Setelah selesai pembukaan rakernas secara daring Bupati memberikan sambutan di hadapan peserta yang hadir di studio mini. Dalam sambutannya Bupati menyatakan bahwa apa yang disampaikan oleh Presiden dalam pembukaan Rakernas LDII perlu mendapatkan perhatian dan tanggapan yang tentunya untuk kemajuan bersama ke depan.
“Perlu tindakan yang kolaboratif di antara kita pemerintah dan lembaga masyarakat yang ada termasuk LDII didalamnya, yang tentunya akan membawa pengaruh positif bagi kita,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan apa yang disampaikan dalam pidato Presiden menghadapi bonus demografi di tahun 2045 seharusnya kita memulai dari saat ini untuk menuju Indonesia emas dengan mempersiapkan generasi. “Ini memerlukan sinergi, kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, semua lembaga elemen yang ada di Gunungkidul, sudah jelas kiranya yang disampaikan Bapak Presiden beberapa waktu lalu dalam rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Daerah,” jelasnya.
Bupati berharap, karena tantangan yang sangat berat ke depan yang saat sekarang belum kita lihat, tetapi persoalan secara geopolitik terus muncul di beberapa wilayah untuk mendapatkan perhatian, “Hal inilah yang sebenarnya menjadikan tantangan bagi kita,” pungkasnya. (Red/masginowe)





