Yogyakarta, Jogjakeren.com — PPG Al Karima Yogyakarta Bidang Kemandirian menyelenggarakan Kegiatan Wirausaha Al Karima pada Minggu (20/4/2025). Kegiatan yang digelar di Gedung Wisma PPG Al Karima, Komplek Masjid Baitussalam Daengan ini terdiri dari dua agenda utama, yaitu Kelas Generus Pengusaha dan Kelas Kemandirian Potong Rambut.

Kegiatan ini diikuti oleh peserta lomba Wirausaha Muda Al Karima dan peserta undangan pelatihan potong rambut. Program ini bertujuan untuk melatih dan mencetak generasi muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) agar mampu menjadi pengusaha sukses di masa depan dengan berbekal keterampilan praktis dan jiwa kewirausahaan.
Salah satu dewan juri Kompetisi Wirausaha Muda Al Karima, Abdurrochim, menyampaikan bahwa para peserta memberikan presentasi usaha yang baik. Mereka menjelaskan alur penjualan dan strategi bisnis yang telah mereka jalankan secara runtut dan detail. “Para pengusaha muda ini menyampaikan pemaparan materi yang bagus, runtut dan detail. Terutama mengenai hasil dari penjualan usaha mereka,” ujar Abdurrochim.
Sementara itu, dalam Kelas Kemandirian Potong Rambut, peserta mendapatkan materi teori mengenai teknik menyisir dan memotong rambut secara tepat sesuai jenisnya. Pelatihan ini juga diisi sesi berbagi pengalaman dari Ubaid selaku narasumber sekaligus mentor pelatihan yang telah merintis bisnis barbershop secara mandiri. “Kami memberikan dasar teori terlebih dahulu, lalu berbagi pengalaman agar peserta paham realita bisnis potong rambut di lapangan,” jelasnya.
Selanjutnya, Pembina Pengusaha Muda LDII Yogyakarta, Ust. Didik Supriyanto, memberikan pesan motivasi kepada para peserta untuk terus bersemangat dan mengikuti arahan mentor secara disiplin. “Kami pesankan bahwa Anda adalah calon pengusaha, maka ikutilah arahan dari mentor. Teruslah bersemangat, karena dengan semangat itulah akan tercipta pengusaha-pengusaha sukses dan barokah,” tuturnya.
Ia juga berharap kegiatan ini mampu melahirkan pengusaha-pengusaha baru di wilayah Yogyakarta. Harapannya, pengusaha tersebut dapat membuka lapangan kerja dan berkontribusi dalam mendukung perekonomian nasional. “Minimal, yang ikut hari ini menjadi pengusaha yang memiliki satu atau dua karyawan. Itu sudah membantu membuka lapangan kerja baru,” tambahnya.
Dengan antusiasme dan partisipasi aktif dari para peserta, Program Wirausaha Al Karima 2025 menjadi langkah konkret dalam mencetak generasi mandiri yang unggul dalam skill. Selain itu, generasi muda juga diharapkan siap terjun ke dunia usaha secara nyata.





