Digelar Hingga 9 Oktober, Ini Rangkaian Event HUT Kota Jogja ke-266

HUT Kota Jogja
Perayaan puncak HUT Kota Jogja ke-260 (Foto; kotajogja.com)

Jogjakeren.com – Kota Jogja akan merayakan hari ulang tahun (HUT) yang ke-266 pada 7 Oktober mendatang. Selama sembilan hari berturut-turut sejak 1 Oktober sampai 9 Oktober mendatang, acara akan digelar untuk menyemarakkan HUT Kota Jogja.

Mengangkat tema Sulih, Pulih, Luwih, tema ini bermakna keadaan untuk beradaptasi dari kondisi lama saat Covid-19 ke masa normal baru untuk berkembang lebih cepat. Masa transisi ini dianggap momentum yang tepat untuk bangkit.

Dilansir Harianjogja.com, Sekretaris Daerah Kota Jogja, Aman Yuriadijaya mengatakan acara puncak akan diselenggarakan pada 7 Oktober dengan gelaran Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) yang dilaksanakan dari Jalan Jenderal Sudirman, Tugu dan Margo Utomo.

Read More

“Nanti juga akan ada peluncuran logo yang dilaksanakan di Jakarta bersamaan dengan acara Pesona Budaya Nusantara. Bersamaan dengan itu di Jogja juga akan dipasang logo HUT di sejumlah jembatan yang jadi perlintasan tiga sungai besar di Jogja,” katanya.

Menurut Aman, tiga sungai besar yang membelah Jogja yaitu Winongo, Code dan Gajahwong laik dianggap sebagai ikon kota. Perlintasan sungai yang membelah berbagai wilayah di Jogja menjadikan kota ini khas. Oleh karenanya, untuk semakin menyemarakkan perayaan HUT, pemasangan logo nantinya akan dipusatkan di sejumlah jembatan yang dilintasi oleh sungai-sungai itu, salah satunya Jembatan Kleringan.

Selain itu, berbagai acara lain akan diselenggarakan dalam rangka ulang tahun Jogja. Apa saja? Berikut selengkapnya.

Rangkaian HUT Kota Jogja ke-266

Rangkaian acara HUT Kota Jogja dimulai sejak 1 Oktober dengan acara peluncuran logo. Kemudian pada 2 Oktober dilanjutkan dengan dua acara yakni YoGowes dan senam bersama di Balai Kota Jogja.

Kemudian pada 3-6 Oktober ada karnaval pelajar yang diikuti oleh TK, SD, SMP negeri dan swasta di Jogja, rutenya di lingkungan sekolah, harinya akan diatur oleh masing-masing kemantren dan Disidikpora Jogja.

Sementara, 4 Oktober akan diisi oleh dua acara yakni Rinonce dan Malioboro Seribu Kelir yang digelar di tiga titik kawasan Malioboro yakni Pasar Beringharjo, barat kepatihan dan depan kimia farma Malioboro. Berbagai kegiatan itu di antaranya flashmob yang diikuti 100 dalang cilik, lomba fotografi bertema wayang, kolaborasi lima jenis wayang dalam satu gelaran kelir, hingga pertunjukan wayang sinema.

Selanjutnya, pada 5-10 Oktober ada Sekati Ing Mall berupa pameran UMKM dan fashion show yang dilaksanakan di Galeria Mall, Malioboro Mall dan Lipo Mall. Juga ada acara Rumaket yang merupakan kolaborasi seni dan budaya dan dimeriahkan oleh band Letto.

Kemudian pada 6 Oktober juga diluncurkan Mal Pelayanan Publik oleh Menpan RB di komplek Balaikota dan gebyar pameran foto serta keris sampai 9 Oktober dan bermacam pertunjukan di XT Square.

Tak sampai di situ saja, pada 8 Oktober acara akan dimeriahkan dengan Jogja Mandiri Fashion Day, semacam fashion show yang dilakukan oleh komunitas pasar mulai dari buruh gendong, tukang parkir, pedagang dan lainnya yang ditempatkan di Pasar Beringharjo.

Ada juga Malioboro Night Cafe bertempat di Jalan Jenderal Sudirman berupa pembagian kopi gratis, talkshow dan hiburan lainnya. Rangkaian HUT Kota Jogja akan ditutup dengan acara malam apresiasi di Balai Kota pada tanggal 9 Oktober.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *