Dukung Keistimewaan DIY, LDII DIY Dukung Chriswanto Pimpin Pejabat Ketua Umum LDII

  • Whatsapp

Jogjakeren – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang telah dibuka oleh Menteri Agama RI Jenderal TNI (Purn.) Fachrul Razi membuka, 19/8.  Pasca pembukaan, agenda Rapimnas hari pertama membahas pengesahan tata tertib dan pengesahan jadwal acara.  Pada hari kedua, Rapimnas mulai menghangat dengan munculnya beberapa kandidat Pejabat Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII.

Ir. H. Chriswanto, M.Sc. memimpin Sidang Paripurna I Rapimnas LDII 2020

“Silahkan nanti malam (tadi malam -red) untuk sholat istikharah mempertimbangkan siapa calon yang akan diusulkan,” ujar Ir. H. Chriswanto, M.Sc. selaku pimpinan sidang Paripurna Pertama.

Prof. Dr. Singgih Sulistyono, M. Hum. dan Ir. H. Chriswanto, M.Sc. disebut-sebut sebagai calon kuat yang digadang-gadang. Sesuai Buku Panduan Rapimnas BAB VII HAK DAN KEWAJIBAN, Pasal 8 disebutkan bahwa (1) Peserta memilik hak bicara dan hak suara; (2) Hak Suara untuk DPW Provinsi dan DPD Kota/Kabupaten masing-masing adalah 1 (satu) suara dan dilaksanakan oleh DPW Provinsi; (3) Peninjau hanya memiliki hak bicara dan tidak memiliki hak suara.

Kriteria Pejabat Ketua Umum LDII

Sementara itu 10 DPW se-Pulau Sumatera menyebutkan beberapa kriteria bagi Pejabat Ketua Umum LDII yang diidamkan.

“Kriteria Pejabat Ketua Umum LDII merupakan sosok religius, dapat memotivasi, memiliki visi sesuai renstra LDII,” ujar M. Ari Sultoni selaku Ketua DPW LDII Sumatera Barat periode 2019-2024.

Dalam pandangan umum DPW-DPW LDII se-Pulau Sulawesi,  Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan Dr. Ir. Abri MP. memuji-muji kinerja LDII di bawah kepemimpinan alm. Prof. Dr. Ir. H. Abdullah Syam, M.Sc. APU.

“Beliau berhasil menginisiasi paradigma baru LDII sehingga banyak warga LDII diberi amanat sebagai pengurus MUI di tingkat pusat, provinsi dan daerah-daerah. Gerakan menghormati para guru “Ayo Hormati Guru” juga dicetuskan. Adapun Alm. H. Hidayat Nahwi Rosul, salah satu Ketua DPP LDII merupakan sosok inspirator Go Green dan Gerakan Internet Sehat,” ungkap Abri.

Abri pun merinci kriteria Pejabat Ketua Umum DPP LDII, yakni berakhlakul karimah, memiliki kefahaman agama kuat, memiliki loyalitas dan pengabdian yang terukur, mempunyai leadership untuk mewujudkan visi dan misi, kemampuan menggerakan organisasi, berjiwa demokratis, berkomunikasi efektif baik internal maupun eksternal, dan bertanggung jawab besar terhadap keberlangsungan LDII ke depan.

Calon DIY untuk Pejabat Ketua Umum LDII

Di tempat terpisah, Ketua DPW LDII DIY, Dr. H. Wahyudi, MS. berpendapat bahwa Ir. H. Chriswanto Santoso, M.Sc. dipandang mampu memimpin LDII karena memiliki kualitas kepemimpinan (leadership) yang mumpuni, berpengalaman luar negeri, serta alim faqih dan mengutamakan pembangunan akhlak. Salah satu kreator lahirnya 8 klaster atau bidang pembangunan LDII ini merupakan sosok yang tak asing lagi, baik di internal LDII maupun ormas-ormas Islam dan organisasi pemerintahan lainnya.

Terkait keistimewaan DIY, Chriswanto beberapa kali mengutarakan dukungannya saat berkunjung di DIY. Terakhir kali saat Silaturahim Pembina Nasional (SILBINAS) Sako Sekawan Persada Nusantara pada 21-24 November 2019 di Bumi Perkemahan Dewaruci, Kabupaten Bantul. Waktu itu, Chriswanto membantu koordinasi SILBINAS 2019 yang dibuka oleh Wakil Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Kakak Laksamada Muda (Purn) Kingkin Suroso, dan dihadiri oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial dan Kemasyarakatan Tri Mulyono, Ketua Kwarda Daerah Istimewa Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *