Jogjakeren – Menteri Agama RI Jenderal TNI (Purn.) Fachrul Razi membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII), 19/8. Dalam sambutannya Menteri Agama mengutarakan sangat senang bahwa LDII banyak hadir di tengah-tengah masyarakat dengan kegiatan yang sangat produktif. Menteri Agama mengajak juga untuk memelihara keberagaman keagamaan dan aliran di Indonesia sehingga semakin memperkaya Bangsa Indonesia.
“Dalam setiap agama terdapat beberapa aliran yang berbeda, namun ini tidak menjadikan bangsa bercerai berai, tetapi memperkaya Bangsa Indonesia,” jelasnya.

Bertoleransi Menjaga Kemajemukan
Umat beragama dihimbau Menteri Agama agar senantiasa menjaga kemajemukan dengan bertoleransi. Hal ini demi tidak terjadinya disintegrasi bangsa. Toleransi mengharapkan setiap umat dapat menghormati kesenjangan budaya dan belajar dari yang lain, sehingga tercapai kesamaan sifat.
Memelihara toleransi memerlukan tiga syarat. Pertama, merasa senasib sepenanggungan. Kedua, mempunyai rasa kebangsaan atau nasionalisme. Ketiga, menghargai hak setiap warga negara.
Menteri Agama: Moderasi Beragama Penting!
Menteri Agama memperkuat pula pentingnya moderasi beragama. Moderasi beragama pada cara berhubungan dengan yang berbeda agama atau agama yang sama namun memiliki pandangan berbeda.
“Kebijakan moderasi beragama yang salah satu visi utamanya adalah mewujudkan Islam sebagai rahmatal lil’alamin, penebar kedamaian bagi semester alam,” jelasnya.

Menanggapi sambutan menag, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII DIY, Dr. H. Wahyudi, MS. mendukung sepenuhnya untuk terus mewujudkan kontribusi LDII yang berkelanjutan guna pembentukan generasi penerus yang profesional dan religious, cinta tanah air serta peduli alam lingkungan. Wahyudi hadir secara virtual bersama pengurus DPW LDII DIY, pengelola pondok pesantren dan sekolah-sekolah binaan LDII di studio Pondok Pesantren Mulyo Abadi Sleman.
“Pengurus LDII di DIY pada semua tingkatan senantiasa diarahkan untuk mendorong generasi mudanya agar dapat mencapai tri sukses, yaitu alim dan faqih dalam ilmu agama, akhlaqul karimah, dan mandiri. Pada generasi muda ditanamkan rasa cinta tanah air, menjaga dan melestarikan lingkungan, meningkatkan kemandirian pangan melalui cinta bercocok tanam, suka belajar dan bekerja, jujur dan amanah, serta menjauhi maksiat,” ujar Wahyudi.
Keren, Rapimnas Virtual 400 Studio
Rapimnas LDII diikuti oleh 3.000 peserta dan peninjau melalui virtual meeting lebih dari 400 studio di seluruh Indonesia. Peserta dan peninjau terdiri dari unsur DPP, DPW, DPD, Pondok Pesantren, Majelis Taujih Wal Irsyad, Dewan Pakar, pondok pesantren dan sekolah binaan LDII se-Indonesia. Hadir pula oleh anggota DPR RI, Endang Maria Astuti, Singgih Januratmiko dan Sungkono.
Sekitar 60 perwakilan pengurus LDII se-DIY berpartisipasi secara virtual di 6 studio. Satu studio pada setiap DPD Kota/Kabupaten se-DIY, kecuali Sleman dengan 2 studio tingkat DPD LDII Kabupaten Sleman dan DPW LDII DIY.





