FORSGI Kulon Progo Tunjukkan Performa Positif di Liga Anak Kulon Progo 2025

Liga Anak Kulon Progo
FORSGI Kulon Progo mengikuti Liga Anak Kulon Progo untuk meningkatkan skill sepak bola.

Kulon Progo, Jogjakeren.com – Tim Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kulon Progo mengikuti ajang Liga Anak Kulon Progo 2025, turnamen sepak bola usia dini (10 sampai 12 tahun) yang diselenggarakan oleh Askab PSSI Kulon Progo. Kompetisi ini berlangsung selama tiga pekan setiap hari Minggu, mulai 20 September hingga 4 Oktober 2025 di Stadion Cangkring, Wates, dan diikuti oleh 11 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kulon Progo.

Ajang ini menjadi wadah pembinaan penting bagi para pesepak bola muda Kulon Progo untuk mengasah kemampuan, mental, dan semangat sportivitas. Di tengah ketatnya persaingan, kelompok usia 12 tahun (KU-12) FORSGI Kulon Progo mampu finish di peringkat ke-4, sementara kelompok usia 10 tahun (KU-10) menutup kompetisi dengan menempati peringkat ke-7. Meski belum naik podium juara, capaian ini dianggap sebagai hasil positif dan bukti nyata progres pembinaan pemain muda di bawah naungan FORSGI.

Salah satu sorotan datang dari Anung Anandito, pemain FORSGI Kulon Progo KU-12 yang tampil impresif sepanjang turnamen. Dengan torehan 6 gol, Anung sukses menempatkan dirinya dalam tiga besar nominasi top skor Liga Anak Kulon Progo 2025. Ketajamannya di depan gawang menjadi buah dari latihan intensif dan dukungan pembina yang konsisten menanamkan nilai disiplin dan karakter kuat pada setiap pemain.

Read More
Liga Anak Kulon Progo
Salah satu pemain FORSGI Kulon Progo KU-12 Anung Anandito yang berhasil mencetak 6 gol.

Ketua FORSGI Kulon Progo, Eko Waluyo, mengungkapkan bahwa keikutsertaan timnya dalam kompetisi ini tidak semata-mata mengejar trofi, melainkan sebagai bagian dari perjalanan panjang dalam proses pembinaan. “Tujuan utama kami mengikuti Liga Anak ini adalah untuk menambah jam terbang anak-anak, melatih mental mereka, dan memberi pengalaman bertanding di atmosfer kompetisi yang sesungguhnya,” ujarnya.

Menurut Caoch Dono, setiap pertandingan menjadi sarana belajar yang berharga baik bagi pemain untuk terus meningkatkan kualitas teknik, strategi, dan mental juang tim. Keikutsertaan FORSGI Kulon Progo dalam Liga Anak ini juga sejalan dengan visi organisasi untuk melahirkan generasi pesepak bola muda yang berkarakter, memiliki keterampilan teknik mumpuni, serta menjunjung tinggi sportivitas di dalam dan luar lapangan.

Ia menegaskan bahwa pembinaan usia dini adalah pondasi utama untuk mempersiapkan pemain-pemain FORSGI agar kelak mampu bersaing di tingkat DIY, nasional, bahkan internasional. “Kami ingin anak-anak FORSGI tumbuh tidak hanya sebagai pemain hebat, tetapi juga pribadi yang tangguh, jujur, dan berjiwa sportif. Dari sinilah masa depan sepak bola Kulon Progo dibangun,” pungkasnya.

Dengan semangat yang terus menyala dan dukungan dari berbagai pihak, FORSGI Kulon Progo optimistis dapat melanjutkan tren positif ini dalam berbagai ajang berikutnya, termasuk Piala Bupati Gunung Kidul: Festival FORSGI DIY 2025 yang diselenggarakan di Kabupaten Gunungkidul pada 11 Oktober mendatang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *