Hadirkan Motivator Inspiratif dalam Pembinaan Kemandirian Generus LDII Gunungkidul

Motivator, H. Giyanto, Pelaku Usaha Ayam Petelur, Pengurus BMT dan Usaha Bersama
Motivator, H. Giyanto, Pelaku Usaha Ayam Petelur, Pengurus BMT dan Usaha Bersama

Jogjakeren.comDPD LDII Kabupaten Gunungkidul berkolaborasi dengan Penggerak Pembina Generus (PPG) dalam pembinaan di bidang kemandirian. Pembinaan kemandirian dilaksanakan pada Minggu (18/9/2022) pagi di Kompleks Masjid Nur Hidayatullah Sumberjo.

Kegiatan ini termasuk salah satu bidang dari tiga program PPG dalam pembinaan generus. Tiga program tersebut adalah Tri Sukses Generus yang terdiri dari alim-faqih, berakhlakul karimah, dan mandiri.

Read More

Pembinaan kemandirian ini melibatkan remaja usia SMA/SMK sampai remaja yang belum menikah. LDII Gunungkdiul mengundang H. Giyanto sebagai motivator. Sejumlah 143 generus putra dan putri di Kabupaten Gunungkidul hadir dalam acara pembinaan.

Pembinaan Kemandirian Generus Gunungkidul
Pembinaan Kemandirian Generus Gunungkidul

Motivasi Kemandirian oleh H. Giyanto sebagai Pengusaha Sukses yang Inspiratif

H. Giyanto merupakan seorang pengusaha yang sukses melakoni bisnisnya di berbagai bidang. Saat ini ia telah sukses mendirikan dan menjalankan usaha budidaya ayam petelur.

Tak hanya itu, diusianya yang telah memasuki kepala lima, H. Giyanto juga menjadi Pengurus Baitul Mal wa Tamwil (BMT) Insan Amanah Gunungkidul serta Usaha Bersama yang menjalankan usaha toko kelontong di Pasar Argosari Wonosari, Gunungkidul.

Dalam pemaparannya, H. Giyanto membagikan perjalanan hidupnya hingga bisa mencapai kondisi finansial yang baik seperti saat ini. Pria kelahiran 1969 ini juga mengisahkan pendidikan karakter mandiri yang ditanamkan oleh orangtuanya sejak dini.

Motivator, H. Giyanto, Pelaku Usaha Ayam Petelur, Pengurus BMT dan Usaha Bersama
Motivator, H. Giyanto, Pelaku Usaha Ayam Petelur, Pengurus BMT dan Usaha Bersama

“Sebagai generasi muda itu jangan malas-malasan, harus mempunyai semangat juang tinggi, karena keberhasilan sepuluh tahun yang akan datang ditentukan dari sekarang,” tegas H. Giyanto.

Giyanto menyampaikan dalam ilmu ekonomi kehidupan dibagi dalam beberapa fase. Fase pertama umur 0 – 17 tahun itu sebagai pondasi, fase kedua umur 17 – 25 tahun masa belajar, fase ketiga umur 25 – 35 masa naik (take off), dan fase keempat umur 35 – 40 masa keberhasilan seseorang akan terlihat.

H. Giyanto: Menjadi Orang yang Kaya Berarti Menyelesaikan Satu Masalah, Yakni Kemiskinan

Di tengah pemaparan materi, H. Giyanto juga menyampaikan nasehat yang dijadikannya sebagai cambuk bagi dirinya sendiri untuk mencapai kesuksesan.

“Satu nasehat yang saya pegang erat untuk menjadi orang yang sukses adalah, dalam hidup itu pasti banyak masalah. Tetapi, orang yang kaya itu akan menyelesaikan satu masalah, yaitu masalah kemiskinan,” itulah kata-kata motivasi yang mengantarkannya menjadi pengusaha sukses.

Motivasi Kemandirian bagi Generus Gunungkidul
Motivasi Kemandirian bagi Generus Gunungkidul

Selain itu, ia mengajak kepada generasi muda agar selalu mempuyai jiwa yang optimis dan pantang menyerah dalam berusaha. Walaupun penghasilan yang didapatkan itu belum sesuai kehendaknya, dengan kerja keras dan keseriusan dalam berusaha pasti akan menuai hasil yang maksimal.

Diharapkan, melalui pembinaan kemandirian generus ini, generus di Gunungkidul bisa semangat dan sukses mewujudkan karakter mandiri. Kegiatan pembinaan ini juga akan ditindaklanjuti dengan pelatihan kemandirian di beberapa bidang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.