Harga Ayam Potong Membaik, PINSAR Dukung Langkah Pemerintah

Harga Ayam
Ilustrasi (Foto: PINSAR)

Jogjakeren.com – Ketua Umum DPP Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) Singgih Januratmoko menyebutkan harga ayam potong atau live bird yang turun beberapa bulan terakhir mulai membaik. Menurutnya, harga ayam yang mulai stabil tersebut, karena adanya campur tangan dari pemerintah.

Namun harga ayam potong itu, Singgih menilai masih belum sesuai dengan Harga Acuan Pembeli (HAP) di tingkat pedagang yang seharusnya Rp21.000 per kilogram. HAP di tingkat peternak idealnya Rp21.000 per kilogram, sementara karkas di tingkat konsumen Rp35.000 per kilogram.

“Belakangan harga sampai Rp15.000 per kilogram, yang merugikan peternak. Namun belakangan harga mulai mulai naik, namun belum menyentuh Rp21.000 per kilogram,” ungkap Singgih.

Bacaan Lainnya

Ia menegaskan pihaknya mendukung langkah-langkah Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementan, Nasrullah, “Dirjen PKH telah mengatur supply and demand dengan mengurangi peredaran bibit ayam usia sehari (DOC),” ujar Singgih.

Harga Ayam
Ketua Umum DPP PINSAR Singgih Januratmoko (Foto: PINSAR)

Peredaran DOC, menurut Singgih yang ideal mencapai 53 juta ekor per minggu, mengakibatkan harga jual live bird di tingkat peternak menjadi stabil, “PINSAR berharap Dirjen PKH melanjutkan program tersebut minimal sampai dengan Januari, karena memang secara hitungan jika terjadi kelebihan DOC berimbas pada menurunnya harga ayam,” ungkap Singgih.

Anggota Komisi VI DPR RI ini berharap kondisi peredaran DOC yang stabil tersebut, diikuti dengan kebijakan yang terintegrasi dengan sektor lainnya. Singgih memberi contoh, salah satunya kebijakan tata niaga terkait impor jagung, yang menjadi bahan utama untuk pakan ayam. Dengan adanya kebijakan yang terintegrasi, peternak rakyat dapat bertahan.

“Saat ini, jumlah peternak ayam rakyat tidak sampai 20 persen. Banyak yang gulung tikar karena antara HAP dengan biaya produksi yang lebih tinggi merugikan peternak,” pungkas Singgih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *