Jogjakeren.com – Dunia, 9 Juli 2025
Para ilmuwan dunia mencatat bahwa hari terpendek dalam sejarah terjadi pada Selasa, 9 Juli 2025. Hari itu berlangsung lebih cepat dari biasanya—lebih pendek sekitar 1,3 hingga 1,6 milidetik dari waktu normal 24 jam.
Fenomena ini terjadi karena percepatan rotasi bumi. Para ahli menyebut bahwa salah satu penyebabnya adalah pengaruh gravitasi dari bulan serta perubahan pada inti bumi yang memengaruhi kecepatan putaran planet kita.
Selain itu, pergerakan atmosfer dan perubahan iklim juga bisa memberi dampak kecil tapi signifikan terhadap durasi hari di bumi. Meskipun perbedaan waktunya sangat kecil dan tidak terasa oleh manusia, hal ini tetap menjadi catatan penting dalam dunia sains.
Menurut laporan yang diterbitkan oleh para peneliti geofisika, fenomena seperti ini sudah beberapa kali terjadi sebelumnya, tetapi 9 Juli 2025 menjadi hari dengan waktu terpendek yang pernah tercatat secara resmi sejak pengukuran rotasi bumi menggunakan jam atom dilakukan.
Peristiwa hari terpendek dalam sejarah ini tidak berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari, namun menjadi pengingat bahwa bumi terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu.





