Iktikaf Serentak Warga LDII di 10 Malam Ramadan Akhir

Salah Satu Warga yang Semangat Beribadah untuk Meraih Lailatul Qadar
Salah Satu Warga yang Semangat Beribadah untuk Meraih Lailatul Qadar

Jogjakeren.com – Jutaan warga LDII melaksanakan iktikaf serentak pada sepuluh malam yang akhir di bulan Ramadan. Iktikaf diisi dengan berbagai bentuk ibadah, seperti dzikir, tadarus Al-Quran, serta sholat malam hingga waktu menjelang sahur.

Sebagaimana yang kita ketahui bersama, dalam sepuluh malam akhir dibulan Ramadan, terdapat satu malam yang luar biasa, yaitu Lailatul Qadar. Pada malam tersebut, Allah memberikan lipatan pahala dan ampunan bagi hamba-Nya.

Maka, iktikaf di sepuluh malam akhir bulan Ramadan dilakukan dalam upaya untuk bisa mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar tersebut. Hal ini juga merupakan pelaksanaan sunnah Rasulullah SAW. sebagaimana yang dijelaskan oleh Wakil Ketua LINES (LDII News Network) DIY, Yusuf Kurniawan S.I.Kom, M.I.P.

Read More

“Kami serentak memulai kegiatan ini dari malam 21 hingga malam terakhir Ramadan. Sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW, yang iktikaf pada sepuluh malam yang akhir,” jelas Yusuf Kurniawan.

Iktikaf Serentak Warga LDII di 10 Malam Akhir Ramadan
Iktikaf Serentak Warga LDII di Sepuluh Malam Akhir Ramadan

Iktikaf Serentak Warga LDII di Berbagai Daerah di Indonesia

Yusuf menerangkan pelaksanaan iktikaf ini dilaksanakan di seluruh masjid yang dinaungi oleh LDII di penjuru tanah air. “Bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan tersebut silahkan bergabung di masjid terdekat,” ujar Yusuf.

Lebih lanjut, Yusuf menyampaikan bahwa takmir masjid sudah menyiapkan berbagai program untuk mengisi ibadah pada malam hari di bulan Ramadan. “Secara umum, acara dimulai dari sholat isya dan sholat tarawih berjamaah. Dilanjutkan dengan pengajian hingga pukul 00.00 WIB,” lanjutnya.

Setelah pengajian usai, kegiatan ibadah diserahkan pada masing-masing jamaah masjid. “Seperti membaca Al-Quran, sholat malam, berdzikir dan berdoa hingga waktu yang tidak ditentukan,” terang Yusuf.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar ikut melakukan kegiatan itikaf pada sepuluh malam yang akhir ini.

“Pada sepuluh malam yang akhir ini hendaknya kita lebih mempersungguh ibadah kepada Allah SWT. Apalagi di dalamnya ada keutamaan malam Lailatul Qodar yang lebih baik dari seribu bulan,” ujar Yusuf.

Salah Satu Warga yang Semangat Beribadah untuk Meraih Lailatul Qadar
Salah Satu Warga yang Semangat Beribadah untuk Meraih Lailatul Qadar

Kesemangatan Meraih Lailatul Qadar dan 5 Sukses Ramadan

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan mengenai program 5 sukses di bulan Ramadan. Mulai dari sukses melakukan puasa, sukses tarawih, sukses tadarus Al-Qur’an, sukses Lailatul Qadar, dan sukses zakat fitrahnya.

Joko, salah satu warga LDII Yogyakarta, juga mengungkapkan rasa syukurnya diberikan kesemangatan dalam melaksanakan iktikaf. “Saya sudah berumur 64 tahun, alhamdulillah masih diberikan kemampuan bisa iktikaf hingga menjelang sahur,” ungkap Joko.

“Berangkat mulai dari sholat isya, dilanjutkan dengan tarawih. Setelah itu, diadakan pengajian dan nasehat agama. Lanjut lagi dengan ibadah mandiri untuk menyelesaikan mengkhatamkan Al Quran,” tutur Joko. Tidak hanya itu, saat sepertiga malam, Joko menunaikan sholat tahajud, baru kemudian pulang.

Melalui kegiatan iktikaf serentak seperti ini, diharapkan warga LDII bisa lebih semangat dalam meningkatkan amal ibadah. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya, serta ampunan dari Allah SWT.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *