Jelang Laga FORSGI Tingkat Provinsi, Pengurus FORSGI Godean Beri Motivasi Para Pemain

FORSGI Godean
Tujuh pemain FORSGI Kecamatan Godean berhasil lolos untuk mengikuti pembinaan di provinsi.

Jogjakeren.com – Jelang kompetisi sepak bola di tingkat provinsi, pengurus FORSGI Kecamatan Godean terus berkomitmen mendukung para pemain yang terpilih di tingkat provinsi. Tim FORSGI Kecamatan Godean dinobatkan sebagai juara III se-Kabupaten Sleman, usai pertandingan sepak bola U-12, Minggu (12/6/2022).

Pertandingan yang diselenggarakan di lapangan TGP, Seyegan ini juga menjadi ajang seleksi bagi para pemain untuk berlaga di tingkat provinsi. Sebagai persiapan tim, para pelatih dan pengurus memberikan motivasi pada para pemain demi performa terbaik yang akan tampil di tingkat provinsi.

Read More

Andi Supriadi, selaku pengurus FORSGI Kecamatan Godean menguraikan bahwa timnya sebanyak tujuh anak berhasil lolos untuk mengikuti pembinaan di tingkat provinsi. “Empat anak dari kategori U-10 dan tiga anak dari kategori U-12,” urainya.

Tentunya pengumuman seleksi ini menjadi awal yang baik untuk tim sepak bola FORSGI Kecamatan Godean. Pengurus sepak bola yang kerap disapa Andi ini, terus memberikan semangat untuk para pemain yang sudah terpilih.

“Anak-anak yang sudah terpilih supaya tetap semangat untuk ikut Training Center (TC) di lapangan Nglempong karena nanti di tingkat provinsi juga masih ada seleksi,” pesan Andi.

Selain itu, para pengurus FORSGI Kecamatan Godean juga akan memfasilitasi para pemain FORSGI yang belum lolos seleksi di tingkat kabupaten. Pengadaan latihan seminggu dua kali sebagai bagian rencana dari pengurus terhadap kegiatan FORSGI. Berdasarkan penuturan Andi, latihan diadakan pagi dan sore di lapangan Klaci dan Lapangan TGP, Seyegan.

Menurutnya, kegiatan FORSGI di Kecamatan Godean dapat terlaksana dengan baik atas dukungan dari berbagai pihak. Bahkan, dukungan dari orang tua kepada para pemain dirasa cukup penting dalam kompetisi sepak bola ini.

“Orang tua bisa benar-benar mendukung untuk mengantar anak-anaknya. Tanpa diantar orang tua, anak-anak juga tidak akan sampai di lapangan, sehingga yang penting itu dukungan orang tua,“ tegas Andi. (Ifwa)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.