Sleman, jogjakeren.com – Sebagai hamba Allah, manusia diperintahkan untuk bersyukur atas nikmat yang telah diberikan. Nikmat luar biasa yang diberikan oleh Allah di antaranya nikmat kesehatan dan kesempatan. Untuk itu, manusia diharapkan dapat mensyukuri nikmat tersebut melalui ucapan maupun perbuatan.
Namun, ketika salah satu nikmat tersebut dicabut, nikmat sehat misalnya, maka sikap yang harus ditanamkan adalah sabar dalam menghadapinya dengan tidak mengeluh. “Dalam menjalani kehidupan di dunia ini kita akan menjalani 4 qodar dari Allah yakni qodar nikmat, cobaan, musibah, dan qodar salah,” kata Ketua PAC LDII Tegaltirto H. Sunardi, S.Pd.
Adapun cara menyikapinya, lanjut Sunardi, apabila mendapat qodar nikmat maka supaya bersyukur, apabila mendapat qodar cobaan maka supaya sabar, apabila mendapat qodar musibah maka supaya istirja’, dan apabila mendapat qodar salah maka supaya bertaubat.
Pada kesempatan itu, Sunardi mengajak warga LDII Tegaltirto untuk menjenguk saudara yang sedang mendapat qodar cobaan berupa sakit, Senin (9/10/2023) malam. “Dalam menghadapi qodar cobaan ini supaya bisa sabar dan selalu semangat agar bisa segera sehat kembali dan bisa beribadah bersama-sama lagi,” pesan Sunardi.
Menurutnya, hal ini sebagai wujud kepedulian dan mempererat silaturrahim kepada warga LDII maupun warga sekitar. Sunardi mengajak warga LDII untuk berjalan-jalan ke taman surga sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
مَنْ عَادَ مَرِيضًا لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ
“Barang siapa yang menjenguk orang sakit, maka dia senantiasa berada dalam sebuah taman surga sampai dia pulang kembali”. (HR. Muslim, 4658)
Ia juga berpesan agar selalu berdoa kepada Allah agar selalu diberikan kesehatan yang barokah dan menjaga kesehatannya masing-masing dengan selalu berolahraga serta makan makanan yang bergizi supaya tidak mudah terserang penyakit.





