Jogjakeren – Indonesia merupakan surga yang menjadi kisah nyata. Kekayaan alam dan budaya yang dimilikinya menjadikan Indonesia menjadi salah satu negara tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara. Indonesia memiliki potensi wisata yang tak terhingga. Salah satunya dalam bidang agrowisata dan desa wisata.
Berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata No. PM.26/UM.001/MKP/2010 yang mengatur tentang Pedoman Umum Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desa Wisata, dijelaskan bahwa salah satu langkah untuk menanggulangi kemiskinan melalui sektor pariwisata, yaitu dengan strategi mengembangkan usaha-usaha terkait jasa kepariwisataan, dan pembangunan sarana-prasarana pendukung yang berbentuk fisik, serta pelestarian kearifan lokal, tradisi budaya, kekhasan daerah dan pelatihan manajemen pariwisata yang berbentuk non-fisik.
Dengan kekayaan alam dan keberagaman budaya yang dimiliki negara Indonesia menjadikan Indonesia memiliki potensi wisata yang melimpah. Pengembangan potensi wisata dapat dilakukan dengan menggali keunikan dan keunggulan suatu daerah lebih dalam lagi. Keindahan alam yang beragam, peninggalan sejarah yang menarik, keunikan budaya dan berbagai suku bangsa dapat dikembangkan dan dijadikan sebagai obyek wisata. Pengembangan potensi wisata dapat berjalan dengan maksimal apabila terdapat dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak. Salah satunya adalah pemuda yang menjadi agent of change.
Dukuh Kranggan, Desa Murtigading, Kecamatan Sanden terletak di Kabupaten Bantul yang berada di kawasan pesisir pantai. Lahan pasir pantai merupakan lahan marginal yang memiliki produktivitas rendah. Produktivitas lahan pasir pantai yang rendah disebabkan oleh faktor pembatas berupa kemampuan menyerap dan menyimpan air yang rendah, infiltrasi dan evaporasi yang tinggi, serta kesuburan dan bahan organik yang sangat rendah.
Kebun Pepaya California
Selama ini kawasan berpasir dikenal sebagai daerah penghasil komoditas pertanian berupa sayur-sayuran dan buah-buahan. Karakteristik lahan yang berpasir menjadikan lahan pertanian di Dukuh Kranggan cocok untuk tanaman-tanaman tertentu. Salah satunya adalah Pepaya California. Pepaya California merupakan komoditas pertanian yang perawatannya jauh lebih mudah dan memiliki harga yang lebih stabil dibandingkan dengan sayur-sayuran. Oleh karena itu, pembangunan Kebun Pepaya California dapat menjadi salah satu obyek wisata yang dapat menarik banyak pengunjung.
“Di pertengahan tahun 2015 karang taruna Dukuh Kranggan memiliki inisiatif untuk mengembangkan kebun pepaya yang nantinya menjadi agrowisata kebun Pepaya California. Namun, karena kurangnya pemahaman dan informasi tentang persiapan lahan yang dimiliki oleh karang taruna menyebabkan tanaman yang saat itu masih kecil mati terendam air pada saat hujan deras,” ungkap Bachtiar, Ketua Karang Taruna Dukuh Kranggan.
Dalam pembangunan agrowisata Kebun Pepaya California perlu memperhatikan beberapa hal, salah satunya adalah penyiapan lahan. Agar tidak terjadi genangan, lahan dapat dibuat gundukan, sehingga air tidak menggenang dan menyebabkan tanaman mati. Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan oleh pemuda adalah melakukan studi banding ke agrowisata kebun Pepaya California yang ada di daerah lain.
Dengan adanya semangat dari karang taruna Dukuh Kranggan dalam mengembangkan potensi wisata yang ada dapat menjadi salah satu kunci dalam keberhasilan pembangunan agrowisata Kebun Pepaya California. Sehingga nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Dukuh Kranggan melalui sektor agrowisata. Peran pemuda dalam pengembangan potensi wisata adalah sebagai inisiator dan inovator. Sehingga setelah adanya keberhasilan dari pembangunan agrowisata Kebun Pepaya California yang diinisiasi oleh Karang Taruna dapat menjadikan timbulnya semangat pada masyarakat sekitar untuk melakukan hal yang sama.
Disamping pembangunan Kebun Pepaya California, pembangunan objek wisata pendukung seperti akses jalan dan tempat peristirahatan bagi para wisatawan perlu dilakukan untuk meningkatkan nilai jual dari Agrowisata Kebun Pepaya California tersebut. Selain itu, strategi marketing juga perlu menjadi perhatian khusus. Promosi yang gencar perlu dilakukan baik melalui pergelaran wisata ataupun bentuk promo lainnya yang diharapkan dapat meningkatkan kunjungan para wisatawan lokal maupun mancanegara.
Penulis: Aisyah Nur Bayti
Mahasiswa KKN-PPM UGM 2021





