Ketua Umum KAGAMA: Anak (KKN-PPM) UGM Kreatif dan Inovatif, Pasti Bisa Dampingi BUMDES dan UMKM di Desa

KKN-PPM UGM Periode 2 2021

Jogjakeren – Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA), H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. yang menjabat pula selaku Gubernur Jawa Tengah menyambut dengan senang hati 6.029 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Periode 2 Tahun 2021. Menurutnya, kegiatan KKN-PPM berperan nyata dalam mencetak karakter mahasiswa UGM yang suka mengabdi kepada bangsa.

“KKN ini membentuk karakter mahasiswa untuk mengabdi kepada bangsa. Selamat mengabdi, bawalah masyarakat yang didampingi semakin maju, kreatif, dan inovatif, serta tidak mudah mengeluh,” harapnya.

Ganjar meminta mahasiswa mendampingi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), serta membantu peningkatan pendidikan peserta didik selama pandemi Covid-19, dan pembangunan desa.

Read More

“Hal ini tentu beda karena KKN-nya mesti daring. Saya belum dapat membayangkan. Namun bukan anak (KKN-PPM) UGM kalau tidak kreatif dan inovatif. Pasti bisa lakukan mendampingi BUMDES dan UMKM di desa,” pinta Ganjar.

Menurut Kepala Subdirektorat KKN Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) UGM, Dr. Ir. Ambar Kusumandari, M.E.S., KKN-PPM UGM pada periode 2 ini masih dilaksanakan secara daring bagi seluruh unit KKN tanpa terkecuali.

“Selama KKN daring mahasiswa melaksanakan KKN dari tempatnya masing-masing. Hal ini untuk melindungi mahasiswa, dosen pembimbing, koordinator wilayah, dan masyarakat di lokasi KKN,” jelas Ambar.

Sementara itu, Direktur DPKM UGM, Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D. menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN-PPM secara daring ini sesuai Surat Edaran Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM No. 4096/UN1.PIII/DIT-PKM/PKM/2021 mengenai Pelaksanaan KKN-PPM UGM Periode 2 Tahun 2021. Surat edaran (SE) tersebut merujuk pada SE Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 9 Tahun 2021 dan SE Gubernur DIY Nomor 39/SE/VI/2021 tentang Penundaan Sementara Kegiatan yang Dapat Menimbulkan Kerumunan di Lingkungan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta dalam Masa Pandemi Covid-19.

“UGM masuk zona merah pandemi Covid-19. Penerjunan mahasiswa dan dosen di lokasi KKN dikhawatirkan justru akan menjadi potential carrier. Bisa jadi wilayah yang sebelumnya zona hijau menjadi terpapar akibat jauhnya perjalanan yang ditempuh,” jelas Irfan.

Selanjutnya di hadapan ribuan mahasiswa, Ganjar meminta mahasiswa KKN-PPM UGM melakukan asesmen secara daring terhadap pengetahuan pelaku UMKM. Selain itu, membantu pula mencarikan akses permodalan, mendampingi dalam pengemasan produk, dan pemasarannya secara daring. Mahasiswa dapat mengupayakan penyediaan fasilitas teknologi informasi dan mendukung UMKM agar bisa bekerja lebih baik, serta mendorong terbukanya data desa, memperluas partisipasi masyarakat seperti dalam mengelola desa wisata. Perlu pendampingan desa tersebut agar instagramable.

Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada, H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. yang juga Gubernur Jawa Tengah memperlihatkan salah satu hasil pengemasan produk UMKM.
Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada, H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. yang juga Gubernur Jawa Tengah memperlihatkan salah satu hasil pengemasan produk UMKM.

“Ases terhadap permodalan bisa melalui CSR, fasilitas produktif. Lalu pendampingan. Ini penting karena UMKM butuh packaging. Roti buatan kampung dengan plastik sederhana, namun dengan packaging lebih bagus bisa dijual dengan isi lebih sedikit, namun harganya lebih mahal,” jelas Ganjar.

Dalam kesempatan itu, hadir di halaman Balairung UGM Rektor Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU., Direktur DPKM Prof. Ir. Irfan Dwidya Prijambada, M.Eng., Ph.D., dan para pejabat di lingkungan DPKM UGM. Bersama mereka mengikuti pula secara daring mahasiswa dari 211 lokasi, yang meliputi 24 provinsi, 70 kota/kabupaten, 178 kecamatan/kapanewon, dan 441 desa/kelurahan di seluruh Indonesia, termasuk 211 Dosen Pembimbing Lapangan dan 18 Koordinator Wilayah yang akan membimbing mahasiswa mulai 5 Juli 2021 hingga 23 Agustus 2021.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *