Kumpulkan Barang Bekas, Tumbuhkan Kemandirian Ekonomi Remaja Masjid Asy-Syifa

Remaja Masjid Asy-Syifa
Remaja Masjid Asy-Syifa mengumpulkan barang bekas bernilai jual sebagai bagian dari mengurangi permasalahan sampah, MInggu (22/10/2023).

Yogyakarta, jogjakeren.com – Barang bekas aadalah sesuatu yang tidak dapat digunakan kembali, tidak terpakai, atau sesuatu yang sudah layak dibuang. Di sisi lain sampah seringkali menjadi masalah di keluarga dan di tengah masyarakat.

Barang-barang bekas baik bekas elektronik, bekas dapur dan juga barang bekas seperti kardus, botol, plastik dan lain-lain semakin lama akan semakin menumpuk jika tidak segera ditangani. Sehingga menjadi sangat penting dilaksanakannya kegiatan pengumpulan barang bekas guna mengurangi permasalahan dari penumpukan sampah yang saat ini masih terjadi di Yogyakarta.

Kegiatan pengumpulan barang bekas dilaksanakan di Masjid As-Syifa, Muja Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta pada Minggu (22/10/2023). Kegiatan ini diikuti oleh remaja Masjid As-Syifa.

Read More
Remaja Masjid Asy-Syifa
Remaja Masjid Asy-Syifa mengumpulkan barang bekas seperti kardus, plastik, dan sejenisnya.

Deni Nur Sa’bi Amin Mahasiswa FKIP Prodi Pendidikan IPA UST mengatakan bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan kreativitas bagi remaja masjid dan juga bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi permasalahan lingkungan terutama penumpukan sampah yang saat ini masih terjadi.

Menurut Muhammad Khoirul Rijal, koordinator remaja Masjid As-Syifa mengatakan bahwa barang-barang bekas yang dikumpulkan terdiri dari kardus, kertas, botol, besi plastik, dan lain-lain. Semua barang bekas akan dikumpulkan menjadi satu kemudian akan dilakukan pemilahan.

“Kiranya barang apa saja yang masih bernilai untuk dijual maka akan kami antarkan kepada calon pembeli untuk dijual sehingga bisa menambah pendapatan,” terang Khoirul Rijal.

Dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kreativitas, menciptakan kemandirian, serta menanamkan jiwa kewirausahan bagi remaja.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *